Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

AKAD WADIAH DALAM PERSPEKTIF FIQIH MUAMALAH Desminar Desminar
Menara Ilmu Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v13i3.1213

Abstract

Perbankan syariah pada dasarnya merupakan pengembangan dari konsep ekonomiIslam, terutama dalam bidang keuangan. Perbankan syariah dalam peristilahaninternasional dikenal sebagai Islamic Banking. Bank syariah pada awalnya dikembangkansebagai suatu respon dari kelompok ekonom dan praktisi perbankan muslim yang berupayamengakomodasi desakan dari berbagai pihak yang menginginkan agar tersedia jasatransaksi keuangan yang dilaksanakan sejalan dengan nilai moral dan prinsip-prinsipsyariah Islam. Utamanya adalah yang berkaitan dengan pelarangan praktek riba, kegiatanmaisir (perjudian), Gharar (ketidakjelasan) dan pelanggaran prinsip keadilan dalamtransaksi serta keharusan penyaluran dana investasi pada kegiatan usaha yang etis dan halalsecara syariah.Lembaga keuangan syariah seperti perbankan syariah di Indonesia keberadaannyatelah diatur dalam undang-undang, yaitu Undang-undang nomor 10 tahun 1998 tentangperubahan Undang-undang nomor 7 tahun tahun 1992 tentang perbankan. Hingga kiniterdapat banyak institusi bank syariah di Indonesia.Keberadaan lembaga keuangan dalam Islam adalah vital karena kegiatan bisnis danroda ekonomi tidak akan berjalan tanpanya. Bank syariah adalah bank yang beroperasidengan tidak mengandalkan pada bunga. Tujuan utama dari pendirian lembaga keuanganberlandaskan etika ini adalah tiada lain sebagai upaya kaum muslimin untuk mendasarisegenap aspek kehidupan ekonominya berlandaskan Al-Qur‟an dan As-Sunnah.Sebagaimana diketahui bahwa bank syariah dibentuk adalah sebagai koreksi atasbank konvensional yang beroperasi dengan sistem bunga yang dianggap oleh sebagianulama sebagai riba. Oleh karena itu dengan bank syariah dioperasikan tidak menggunakansistem bunga melainkan dengan sistem bagi hasil.Kendatipun perbankan syariah melalui program-programnya telah mensosialisasikanproduk syariah ke masyarakat umum, namun masih ada sebagian masyarakat yang belummemahami beberapa produk syariah, padahal apabila dikaji tentang manfaatnya, semuaproduk syariah tentunya mempunyai fungsi dan perannya masing-masing dalam kehidupanekonomi umat.
PENGABDIAN PADA MASYARAKAT PENELITIAN TINDAKAN KELAS UPAYA MEMPERBAIKI PELAJARAN MENJADI LEBIH EFEKTIF DI SD NEGERI 18 JORONG ANGGE PALAMBATAN NAGARI PASIA LAWEH KECAMATAN PALUPUAH KABUPATEN AGAM Vini Wela Septiana; Fitri Alrasi; Desminar Desminar; Nurhaida Nurhaida; Sri Wahyuni
Menara Pengabdian Vol. 2 No. 1 (2022): Vol. 2 No. 1 Juni 2022
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (867.561 KB) | DOI: 10.31869/jmp.v1i1.3454

Abstract

PTK sebagai salah satu bentuk penelitian yang kebanyakan dilakukan oleh guru, membawa banyak manfaat, diantaranya adalah membantu guru memperbaiki mutu pembelajaran, meningkatkan profesionalisme guru, meningkatkan rasa percaya diri guru, serta memungkinkan guru secara aktif mengembangkan pengetahuan dan keterampilannya. Dengan melakukan PTK, membuat guru menjadi terbiasa meneliti dan menulis sehingga manfaat secara keseluruhan yang akan diperoleh adalah label inovasi pendidikan. Selain manfaat di atas, bagi guru-guru yang hendak mengajukan kenaikan pangkat, jabatan, dan keperluan sertifikasi, sangat disyaratkan untuk melaksanakan penelitian. Sehingga apabila guru memiliki pengetahuan dan pemahaman yang baik mengenai PTK, tentu tidak sulit baginya untuk membuat karya tulis ilmiah untuk melengkapi persyaratan di atas. Kenyataan di lapangan yang ditemui adalah banyaknya guru-guru yang terhambat oleh masalah penelitian ini dalam proses pengajuan kenaikan pangkat, jabatan ataupun sertifikasi. Subjek dalam pengabdian ini adalah guru-guru yang mengajar di SD No 18 Jorong Angge., mulai dari guru kelas I sampai guru kelas VI dan Kepala Sekolah dan semua guru bidang studi yaitu guru pendidikan jasmani dan guru pendidikan agama Islam. Alur pengabdian ini menggunakan metode pelaksanaan kegiatan berupa pelatihan dengan menggunakan pendekatan Partisipatif, yaitu pendekatan yang berorientasi kepada upaya peningkatan peran serta guru-guru secara langsung dalam berbagai proses dan pelaksanaan pengabdian. Pendekatan partisipatif pada intinya dapat diartikan sebagai upaya atau cara untuk mengikut sertakan para guru dalam kegiatan pembelajaran yang meliputi tiga tahap, yaitu tahap perencanaan program, pelaksanaan program dan penilaian program. Dalam kegiatan PPM ini fokusnya kepada Penelitian Tindakan Kelas. Kata Kunci: Penelitian Tindakan Kelas, Pelajaran Efektif