Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TINGKAT KECENDERUNGAN PEMBANGUNAN RUMAH MBR DENGAN PENDEKATAN PENERBITAN PEMBANGUNAN PERUMAHAN DI KABUPATEN/KOTA DI WILAYAH BARAT INDONESIA Edy Supriyanto
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 19 No. 2 (2020): EDISI BULAN NOVEMBER 2020
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v19i2.45

Abstract

Pada tahun 2015 Pemerintah mulai mencanangkan Program Sejuta Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah di seluruh Indonesia, hal tersebut berdasar karena dari data backlog kepemilikan rumah sesuai dengan RPJMN tahun 2015 – 2019 ada sebanyak 7,6 juta warga Indonesia masih belum memiliki tempat tinggal sendiri. Pada penelitian ini dilakukan kajian untuk mengetahui kecenderungan pembangunan rumah bagi MBR. Sedangkan tujuan penelitian itu sendiri adalah mengkaji kecenderungan berkaitan dengan pembangunan rumah MBR. serta mengkaji faktor faktor yang mempengaruhi terjadinya tingkat kecenderungan pembangunan rumah yakni Aspek Pelaksanaan (fasilitas perijinan, SOP). Aspek Persyaratan ( syarat administrasi , syarat teknis). Aspek Legalitas ( rencana tata ruang, perda tentang imb) Kabupaten / Kota di wilayah Barat Indonesia sebagai sampel adalah 43 Daerah. Sedangkan teknik analisis menggunakan metode kecendrungan (trend method) Metode kecendrungan (trend method) menggunakan suatu fungsi seperti metode regresi dengan variable X menunjukkan waktu (Supranto, 2000). Temuan penelitian ini dapat disimpulkan, bahwa Kabupaten / Kota di Wilayah Barat memiliki tingkat kecenderungan tinggi, namun kecenderungan ini belum diimbangi pelayanan yang optimal dari pengelola perijinan, bahwa pengelola kurang memperhatikan aspek legalitas khususnya kepastian pemanfaatan tata ruang. Hal ini akan menghambat proses pembangunan rumah. Adapun rekomendasi dari penelitian ini sendiri adalah, bahwa kecenderungan pembangunan rumah MBR yang relative tinggi memiliki peranan yang strategis, maka pelayanan yang baik terkait penerbitan perijinan (imb) merupakan hal yang penting karena akan ikut menentukan pembangunan rumah MBR di masa mendatang