Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : ABDIMAS SILIWANGI

PENYUSUNAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO POWERPOINT SEBAGAI INOVASI PEMBELAJARAN DI MASA PANDEMI Yesi Maylani Kartiwi; Yeni Rostikawati
Abdimas Siliwangi Vol 5, No 1: Februari 2022
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v5i1.6922

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan program pengabdian yang bertujuan untuk menyosialisasikan panduan penyusunan bahan ajar media interaktif berupa video Microsoft PowerPoint bagi para guru SMP di Kabupaten Bandung Barat. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh permasalahan mengenai proses pembelajaran daring bahwa guru hanya memberikan tugas, tidak interaktif dan pelaksanaan komunikasi hanya satu arah. Padahal, seharusnya guru proaktif dan kreatif agar bisa menggelar kegiatan belajar mengajar sama efektifnya dengan tatap muka. Para guru perlu menyiapkan bahan ajar yang inovatif dan kreatif untuk diberikan kepada para siswa selama belajar di rumah. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu metode pendidikan dan pelatihan. Panduan penyusunan video powerpoint yang disosialisasikan diharapkan dapat menjadi rujukan bagi para guru dalam menyusun media pembelajaran interaktif, sehingga bahan ajar yang digunakan pada proses pembelajaran daring dapat meningkatkan kualitas kemampuan siswa dalam memahami pelajaran.
PERAN GURU DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA MELALUI PEMBELAJARAN KESANTUNAN BERBAHASA DI MEDIA SOSIAL Yeni Rostikawati; Eli Syarifah Aeni; Woro Wuryani
Abdimas Siliwangi Vol 3, No 1: Januari, 2020
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v3i1p%p.3460

Abstract

ABSTRAKPeran guru dalam dunia pendidikan sebagai roll model yang segala tingkah laku dan ucapannya akan menjadi contoh bagi anak didiknya. Peran guru dalam dunia pendidikan modern sekarang ini semakin kompleks, tidak sekadar sebagai pengajar semata dan pendidik akademis, tetapi juga merupakan pendidik karakter, moral, dan budaya bagi siswanya. Pembelajaran kesantunan berbahasa sangatlah penting karena secara tidak langsung cara berbahasa seseorang itu akan mencerminkan karakter dan sifat seseorang secara tidak langsung. Begitupun bagi siswa sebagai peserta didik yang dekat dengan kesantunan haruslah bisa mencerminkan penggunaan bahasa yang santun. Pada era moderan ini guru dan siswa, bahkan semua kalangan sudah tidak asing lagi dengan yang namanya media sosial sebagai sarana penyampai informasi dan berkomunikasi. Bahasa yang digunakan di media sosial banyak yang tidak beretika dan jauh dari yang disebut kesantunan berbahasa. Di sinilah peran guru memberikan arahan kepada siswa bagaimana memanfaatkan media ini dengan bijak karena bisa dibaca oleh orang banyak. Pengabdian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Peneliti akan mencatat secara mendetail segala hal yang dapat diteliti secara empiris Dengan metode deskriptif kualitatif peneliti berharap dapat memberikan perubahan dalam kesantunan berbahasa di media sosial.Kata kunci: guru, pendidikan karakter, kesantunan bahasa, media sosial. ABSTRACTThe role of the teacher in the world of education as a roll model in which all his behavior and speech will be an example for his students. The role of teachers in the world of modern education is increasingly complex, not only as mere teachers and academic educators, but also educators of the character, morals, and culture of their students. The learning of politeness in language is very important because indirectly the way a person speaks will reflect the character and nature of a person indirectly. Likewise for students as students who are close to politeness should be able to reflect the use of polite language. In this modern era teachers and students, even all groups are familiar with the name of social media as a means of delivering information and communicating. The language used on social media is mostly unethical and is far from what is called politeness in language. This is where the role of the teacher gives direction to students how to use this media wisely because it can be read by many people. This service uses a qualitative descriptive approach. Researchers will note in detail everything that can be investigated empirically With qualitative descriptive methods researchers hope to provide a change in politeness in language on social media.Keywords: teacher, character education, language politeness, social media.