Muliadi Muliadi
Universitas Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

APLIKASI PUPUK KADANG AYAM DAN PUPUK HAYATI EKSTRAGEN SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN TANAMAN OKRA (Abelmoschus Esculentus) SECARA ORGANIK Muliadi Muliadi
CROP AGRO, Scientific Journal of Agronomy Vol 12 No 01 (2019): Jurnal Crop Agro Januari 2019
Publisher : Department of Agronomy Faculty of Agriculture University of Mataram and Indonesian Society of Agronomy Branch NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.066 KB) | DOI: 10.29303/caj.v12i01.249

Abstract

mungdsainsone@gmail.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk kandang ayam dan dosis pupuk hayati ekstragen yang tepat sebagai upaya pengembangan tanaman okra (Abelmoschus esculentus) secara organik. Percobaan dilaksanakan mulai Maret sampai dengan Juni 2018 di lahan pertanian desa Pijot Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur. Metode yang digunakan adalah metode ekperimental dengan percobaan di lapangan. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah Faktor kedua adalah pupuk kandang ayam dengan 4 taraf dosis yaitu 0 kg/plot, 7,5 kg/plot, 9,5 kg/plot, 11,5 kg/plot. pupuk hayati ekstragen dengan 4 taraf dosis yaitu 0 ml/tanaman, 9,3 ml/tanaman, 13,8 ml.tanaman, 18,6 ml/tanaman. Terdapat 16 kombinasi perlakuan dan 48 petak percobaan. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam, apabila berbeda nyata, maka dilanjutkan dengan uji BNJ pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk kandang ayam berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan vegetatif terutama pada laju pertambahan diameter batang tanaman dan pertumbuhan generatif. Pupuk hayati ekstragen berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman. Disarankan untuk melakukan penelitian pada dosis pupuk kandang ayam untuk budidaya okra adalah 9,5 kg/plot atau sama dengan 25 ton/ha karena berbeda nyata dengan dosis 0 kg/plot, namun berbeda tidak nyata dengan dosis 7,5 kg/plot dan 11,5 kg/plot pada penelitian ini, sedangkan dosis pupuk hayati ekstragen disarankan melakukan penelitian lebih lanjut karena tidak adanya pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman. Kata kunci: Okra, pupuk hayati ekstragen, pupuk kandang ayam