Henny Sri Rantauwati
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN KARAKTER SISWA SD MELALUI BERMAIN PERAN Henny Sri Rantauwati
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif 2014: COPE, No.1, Tahun XVIII, Mei 2014
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.365 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v0i1.2934

Abstract

Pendidikan karakter perlu dikembangkan kepada peserta didik. Suatu bangsaakan baik jika karakter generasi mudanya baik. Pendidikan nasional berfungsimengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsayang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untukberkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman danbertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap,kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab.Kemampuan yang harus dikembangkan pada peserta didik melalui persekolahanadalah berbagai kemampuan yang akan menjadikan manusia sebagai makhlukberketuhanan dan mengemban amanah sebagai pemimpin dunia. Kemampuan yangperlu dikembangkan pada peserta didik Indonesia adalah kemampuan mengabdikepada Tuhan yang menciptakannya,kemampuan untuk menjadikan dirinya sendiri,kemampuan untuk hidup harmoni dengan manusia dan makhluk hidup lainnya,dan kemampuan untuk menjadikan dunia ini sebagai wahana kemakmuran dankesejahteraan bersama.Masa kanak-kanak akhir atau masa anak usia sekolah SD mulai menunjukkanperkembangan moral yang ditandai dengan kemampuan anak untuk memahamiaturan, norma dan etika yang berlaku di masyarakat. Peranan guru sangat pentingdalam pembentukan karakter peserta didik di sekolah yaitu dengan mengenalkankepada peserta didik nilai-nilai agama dan memberikan pengarahan terhadap anaktentang hal-hal yang terpuji dan tercela. Bermain secara kelompok memberikanpeluang dan pelajaran kepada anak untuk berinteraksi, bertenggang rasa dengansesama teman. Untuk itu sebagai usaha menanamkan dan mengembangkan karakterpeserta didik di sekolah dapat dikembangkan melalui metode pembelajaran bermainperan.Kata Kunci : pendidikan karakter, bermain kelompok, bermain peran
KOLABORASI ORANG TUA DAN GURU MELALUI KUBUNGORTU DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SD Henny Sri Rantauwati
Jurnal Ilmiah WUNY Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah WUNY
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.775 KB) | DOI: 10.21831/jwuny.v2i1.30951

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan: (1) peran orang tua dalam meningkatkan karakter disiplin dan tanggung jawab peserta didik melalui kubungortu; (2) peran guru dalam meningkatkan karakter disiplin dan tanggung jawab peserta didik melalui kubungortu; dan (3) Kolaborasi orang tua dan guru dalam meningkatkan karakter disiplin dan tanggung jawab peserta didik melalui kubungortu. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus yang dilaksanakan pada bulan Juli-November 2019.Subjek penelitian adalah peserta didik, orang tua peserta didik, dan guru yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara kepada peserta didik, orang tua peserta didik, dan guru. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik analisis data menggunakan analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) peran orang tua peserta didik dalam meningkatkan karakter disiplin dan tanggung jawab peserta didik di rumah adalah proaktif yaitu dengan strategi mengenalkan, menanamkan, dan membiasakan karakter disiplin dan tanggung jawab peserta didik dengan membuat jadwal belajar di rumah dan mengkomunikasikan melalui kubungortu; (2) peran guru dalam meningkatkan karakter disiplin dan tanggung jawab peserta didik di sekolah adalah memberikan teladan, penghargaan, dan membiasakan melalui kegiatan-kegiatan pembiasaan yang menumbuhkan kegiatan disiplin dan tanggung jawab serta mengkomunikasikan melalui kubungortu; (3) kolaborasi orang tua dan guru dalam meningkatkan karakter disiplin dan tanggung jawab peserta didik secara langsung dan tidak langsung terjalin baik, terbukti dengan peran aktif orang tua peserta didik dalam mendukung program-program sekolah seperti POS (Paguyuban Orang Tua Siswa) dan kubungortu. Hal ini berdampak pada peningkatan karakter disiplin dan tanggung jawab peserta didik.