Basmanelly basmanelly
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengalaman Psikologis Ibu Merawat Anak dengan Retardasi Mentaldi SLB Negeri Rokan Hulu Riau: Pengalaman Psikologis Ibu Merawat Anak Dengan Retardasi Mental di SLB Negeri Rokan Hulu Riau Nia Aprilla; Marjohan Marjohan; Basmanelly basmanelly
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 5 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.806 KB) | DOI: 10.25311/keskom.Vol5.Iss1.272

Abstract

Amount 59,26% mothers with mental retardation childrens are faced several problems in caring of their children. The aim of this study was find out the psychological mother experiences in caring for their children with mental retardation in a special needs school at Rokan Hulu Regency, Riau Province. This was qualitative research with phenomenology approach. The phenomena ini this study was the psychological mother experiences in caring their children with mental retardation. This research was conducted from 12 May until 11 June 2017. And the number of informants we interviewed were 5 mothers. Informants were mothers who're having the children with mental retardation who send their children to special need schools at Rokan Hulu Regency Riau Province. Informants were chosen by purposive sampling technique. The data were collected by home visit the informants for 30-60 minutes in 2-3 times with in-depth interview The data were analyzed by applying the Colaizzi technique. The results showed that 6 themes were identified in this study:(1) the mother's initial response when known their children having mental retardation; (2) the attitude of parents in caring for their children; (3) sibling rivalry; (4) the burden when caring children with mental retardation; (5) the efforts to get health services and (6) mother's expectations. The nurses are expected to facilitate in created a peer groups of mothers who have children with mental retardation as a community to share the experiences in caring for children, including supporting group, self-help group, and cognitive behavior therapy.
PENGALAMAN KELUARGA DALAM MERAWAT PASIEN BIPOLARDI RSUD PADANG PARIAMAN Darmayenti Darmayenti; Yulastri Arif; Basmanelly Basmanelly
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i1.1964

Abstract

Fokus pelayanan kesehatan saat ini tidak hanya diberikan kepada pasien namun juga pada keluarga pasien, selain itu tenaga kesehatan sudah memberikan pendidikan kepada keluarga untuk merawat pasien bipolar dirumah. Namun nyatanya banyak pasien bipolar yang datang berobat kembali karena mengalami kekambuhan pada penyakitnya sehingga hal ini menjadi fokus yang perlu diperhatikan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengalaman keluarga dalam merawat pasien bipolar dirumah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi dengan pendekatan deskriptif. Sepuluh orang partisipan diambil menggunakan teknik purposive sampling untuk berpartisipasi dalam proses wawancara mendalam pada bulan Maret 2023. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 6 tema menggunakan analisis metode collaizi, yaitu 1) Adaptasi fokal tidak adekuat; 2) Kebutuhan edukasi untuk keluarga; 3) Dukungan terhadap keluarga yang merawat pasien bipolar; 4) Upaya keluarga dalam merawat pasien bipolar; 5) Kebutuhan pelayanan kesehatan jiwa yang komprehensif; dan 6) Beban yang dirasakan keluarga dalam merawat pasien bipolar. Hasil penelitian ini dapat memberikan gambaran pengalaman keluarga dalam merawat pasien bipolar. Tema-tema yang teridentifikasi dalam penelitian dapat menjadi dasar pelaksanaan praktik layanan kesehatan. Selain itu pelayanan kesehatan jiwa hendaknya dapat mengoptimalkan berbagai program edukasi dan pemberdayaan kepada keluarga sehingga mereka dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kualitas dalam merawat pasien bipolar.Kata Kunci        :  pengalaman, keluarga, gangguan bipolar, perawatan