Fatkhuroyan Fatkhuroyan
Pusat Penelitian dan Pengembangan BMKG, Jl. Angkasa 1No.2 Kemayoran Jakarta 10720

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Angin Silang (Cross Wind) di Sekitar New Yogyakarta International Airport Memakai Plot Wind Rose Fatkhuroyan Fatkhuroyan; Bambang Wijayanto
Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2020: Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2020
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/prosidingsnfa.v5i0.46595

Abstract

Abstract: Wind has important role in aviation safety. The aim of the research is to analyze monthly wind profile and crosswind potential in the area of New Yogyakarta International Airport. The method used by installing 4 (four) AWS (Automatic Weather Station) at the end and the middle of the runway during March to September 2017. The results show that the wind patterns in the March-May period have varying directions with an average speed of 5-8 knots. In June - September, the wind pattern blows from the East - Southeast direction with an average speed of 6-9 knots. The maximum wind speed occurred between 14-20 knots and no crosswind potential was found for the runway length of 3,600 meters.Abstrak: Angin merupakan unsur cuaca yang sangat penting dalam keselamatan penerbangan. Penelitian ini bertujuan melakukan analisa profil angin bulanan dan potensi terjadinya Crosswind pada area New Yogyakarta International Airport. Metode yang dipakai dengan memasang 4 (empat)buah AWS (Automatic Weather Station) di ujung dan tengah landasan selama bulan Maret hingga September 2017. Hasil pengamatan dan analisa menunjukan bahwa pola angin pada periode Maret – Mei memiliki arah yang bervariasi dengan kecepatan rata-rata 5 – 8 knot. Pada Juni – September, pola angin berhembus dari arah Timur – Tenggara dengan kecepatan rata-rata 6 – 9 knot. Selama periode pengamatan, kecepatan angin maksimum yang terjadi antara 14 – 20 knot dan tidak ditemukan potensi terjadinya cross wind untuk panjang landasan 3.600 meter.
Dampak Seruak Dingin Monsun Dingin Asia Terhadap Variabilitas Hujan Di Jawa Taryono Taryono; Fatkhuroyan Fatkhuroyan
Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2020: Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2020
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/prosidingsnfa.v5i0.46614

Abstract

Abstract: Cold surge is a cold air mass flows from Central Asia near Tibetan Plateau through south china sea into western part of Indonesia. The aim of the paper is to investigate the cold surge impacts to rainfall in Java. It clasify the cold surge based on to the strength by calculating data of wind surface from ECMWF ERA-Interim for 30 years.  Then a composite rainfall and wind analysis was carried out on the impact of cold surge. The analysis shows that weak cold surge had impact on the decrease of about 15% of rainfall in Java which associated with Borneo Vortex. While the strong cold surge had an impact on the increase of about 43% of rainfall in Java.Abstrak: Seruak Dingin (Cold surge) merupakan aliran masa udara dingin yang berasal dari daratan Asia sekitar Tibet melalui Laut Cina Selatan hingga ke wilayah Indonesia bagian barat saat monsoon Asia musim dingin. Tujuan penelitian ialah untuk mengkaji dampak seruak dingin terhadap curah hujan di wilayah Jawa. Metode yang dipakai ialah dengan mengklasifikasikan seruak dingin berdasarkan kekuatannya dengan memperhitungkan data angin permukaan ECMWF ERA_Interim selama 30 tahun sejak 1980-2010. Lalu dilakukan analisi komposit curah hujan dan angin terhadap dampak seruak dingin. Hasil analisa menunjukan saat seruak dingin lemah terjadi penurunan curah hujan sebesar 15% yang berhubungan dengan borneo vortex. Sedangkan saat seruak dingin kuat, berdampak pada kenaikan sekitar 43% curah hujan di Jawa.