Translating accuracy of source language into target language in a literary work require high appropriatness that retain the beauty of the language. The purpose of this study is to identify and describe level of accuracy of the translation in the figure of speech appeared in D.H Lawrence's Lady Chatterley’s Lover novel and its translation. The data of this study were types of figure of speech in the original novel of D.H Lawrence's Lady Chatterley’s Lover and its translation. Assigning a qualitative approach, data were collected by means of document analysis and Focus Group Discussion. Meanwhile, the study indicates five types of language style found in the source text were translated by using translation equivalent technique, discursive creation, reduction, borrowing, literal, addition, modulation, explication, and adaptation.Farther more, the average accuracy of the translation is 2.8 out of 3, which indicates that the translation is good.AbstrakKeakuratan terjemahan dari bahasa sumber ke dalam bahasa target dalam karya sastra haruslah tepat dan tidak menghilangkan keindahan bahasanya. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan mendeskripsikan tingkat keakuratan terjemahan pada jenis gaya bahasa yang muncul dalam novel Lady Chatterley’s Lover karya D.H Lawrence dan terjemahannya. Data yang digunakan adalah ragam gaya bahasa yang muncul dalam novel Lady Chatterley’s Lover karya D.H Lawrence versi asli dan hasil terjemahannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan data dikumpulkan dengan cara analisis dokumen serta Focus Group Discussion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 5 gaya bahasa yang ditemukan pada penelitian ini diterjemahkan menggunakan 9 teknik penerjemahan, di antaranya padanan lazim (PL), kreasi diskursif (KD), reduksi, peminjaman (borrowing), literal, adisi, modulasi, eksplisitasi, dan adaptasi. Selain itu, rata-rata keakuratan pada terjemahan gaya bahasa adalah 2,8 dari skala 3 yang mengindikasikan terjemahan tersebut baik.