Abstrak Tidur adalah suatu keadaan menurunnya kesadaran dan respons terhadap lingkungan yang bersifat reversibel, dan biasanya berupa keadaan berbaring, tampak tenang dengan sedikit gerakan yang bermanfaat sebagai proses penyegaran, fungsi imunitas, pertumbuhan fisik, stabilitas emosional, mempertahankan fungsi kognitif dan perkembangan intelektual. Pola tidur yang mencakup fisiologi tidur, ritme tidur bangun, irama sirkadian dan kebutuhan durasi tidur berubah sepanjang kehidupan seseorang mulai dari neonatus sampai usia lanjut. Faktor biologis yaitu pubertas dan faktor psikososial seperti beban akademik di sekolah, akivitas sosial, dan penggunaan komputer atau televisi pada remaja menyebabkan remaja terbiasa untuk tidur lebih larut malam dan bangun lebih cepat di pagi hari. Semua hal ini berperan dalam menyebabkan kualilas tidur yang buruk pada remaja yang selanjutnya menimbulkan berbagai dampak negatif dalam kehidupan remaja. Kata kunci :Pola Tidur, Kualitas Tidur, Remaja Abstract Sleep is a reversible slate of reduced awareness of, and responsiveness to the environment. It usually occurs when lying down, quietiy,with little movement and which the functions including a restoration process,maintenance of immune systems, physically growth,emotionally stability, maintenance of cognitive function and intellectual function. Sleep pattern wich comprise of sleep physiology, sleep-wake rhythm, circadian rhythm and sleep requirements had changed in someone's life from newborn until old age.Biological factor like puberty and psychosocial factor like academic demands, social activities, computer and television attractions, leading the adolescents to sleep phase delay and wake-up earlier in the morning during the weekday.Finally, all of this contribute a poor sleep quality and variety consequences of sleep inadequate in adolescents. Keyword :Sleep Pattern, Sleep Quality, Adolescence