Euis Setiasih
STKIP Muhammadiyah Kuningan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ISTILAH TATANEN MENANAM PADI DI DESA CIKASO KECAMATAN KRAMATMULYA KABUPATEN KUNINGAN UNTUK BAHAN PEMBELAJARAN MEMBACA ARTIKEL BUDAYA SUNDA DI SMP KELAS IX Euis Setiasih
JALADRI : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 1 No 2 (2015): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.467 KB) | DOI: 10.33222/jaladri.v1i2.1565

Abstract

Bertani adalah sistem mata pencaharian yang merupakan bagian dari unsur-unsur kebudayaan. Masarakat Sunda khususnya di Desa Cikaso Kecamatan Kramatmulya banyak yang bertani karena wilayah Desa Cikaso yang memiliki tanah yang subur. Berdasarkan hasil observasi di lapangan ditemukan beberapa masalah di Desa Cikaso di antaranya: siswa yang mengetahui tentang proses menanam padi hanya 20 %, materi artikel di kelas IX belum ada yang membahas tentang proses menanam padi dan generasi muda zaman sekarang kurang memelihara kebudayaan Sunda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode penelitiannya deskriftif. Data yang dikumpulkan berupa data kualitatif yang menggambarkan data hasil penelitian dalam bentuk naratif yang disusun secara sistematis, faktual dan akurat. Sumber data primer, objek penelitiannya pada kegiatan tatanen menanam padi dan subjek penelitiannya adalah petani. Tatanen merupakan suatu mata pencaharian utama di wilayah Desa Cikaso Kecamatan Kramatmulya karena masyarakatnya lebih memanfaatkan sumber daya alam sekitarnya untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Tahapan kegiatan tatanén menanam padi secara garis besarnya meliputi kegiatan persiapan, mengolah tanah, tanam padi, mengurus tanah, memanen dan pasca panen. Unsur budaya yang ada pada kegiatan tatanen di antaranya berhubungan dengan sistem bahasa ( adanya istilah, ungkapan dan peribahasa), sistem teknologi dan perlengkapan, sistem mata pencaharian. Istilah tatanen yang ditemukan di Desa Cikaso ada 70 istilah tatanen yang dipakai oleh para petani selama proses tatanen.