Imam Eko Wicaksono
Institut Teknologi Sumatera

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

An Optimization Model for Teaching Assignment based on Lecturer’s Capability using Linear Programming Imam Eko Wicaksono; I Wayan Wiprayoga Wisesa
Indonesian Journal of Artificial Intelligence and Data Mining Vol 3, No 2 (2020): Spetember 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ijaidm.v3i2.9705

Abstract

In the campus, the arrangement of teaching assignment for the lecturers have been the porblem encounterd by the management on the beginning of each semester. This process including assigning a class with suitable lecturer while adjusting the appropriate load for the lecturer. Such problem is non-trivial and can be considered as a linear system model. In this article, we try to solve the problem of teaching assignment using optimization model. We tried to maximize the capability of lecturers on particular subject while also considering their loads. Using branch and bound algorithm, the optimal solution were found and the problem are well solved.
Transformasi Media Pembelajaran Digital Melalui Aplikasi Edukatif Berbasis Android: Studi Kasus SMPN 1 Kalianda Meida Cahyo Untoro; Andika Setiawan; Arief Ichwani; Imam Eko Wicaksono; Mohamad Idris; Radhinka Bagaskara; Rahman Indra Kesuma; Raidah Hanifah; Leslie Anggraini
Dharma Nusantara: Jurnal Ilmiah Pemberdayaan dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Dharma Nusantara: Jurnal Ilmiah Pemberdayaan dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Bhinneka Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32664/dharma.v4i1.2317

Abstract

Disrupsi teknologi menuntut transformasi metode pembelajaran konvensional menuju ekosistem digital. Namun, tenaga pendidik di SMPN 1 Kalianda masih menghadapi kendala rendahnya kompetensi Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dalam mengembangkan media ajar mandiri, meskipun 80% siswa telah memiliki perangkat smartphone. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menjembatani kesenjangan tersebut melalui pelatihan pembuatan aplikasi edukatif berbasis Android menggunakan platform no-code Kodular. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahapan utama: persiapan awal, In-House Training (IHT) untuk asimilasi konsep UI/UX, dan lokakarya praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi pedagogis-teknologis yang terukur secara signifikan. Pemahaman peserta melonjak dari ketiadaan literasi dasar (baseline 0%) menjadi capaian skor rata-rata evaluasi 90 dari 100 poin. Selain itu, 70% peserta terbukti berhasil mengintegrasikan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) ke dalam arsitektur prototipe aplikasi yang fungsional. Meskipun dihadapkan pada tantangan kelebihan kapasitas peserta dan rendahnya literasi komputasional dasar, pendekatan pendampingan adaptif terbukti efektif memitigasi hambatan tersebut. Sebagai luaran keberlanjutan program, inisiasi Komunitas Praktisi Guru Digital berhasil dibentuk guna memastikan adopsi media ajar inovatif secara berkesinambungan.