Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMETAAN POTENSI ANAK DENGAN KESULITAN BELAJAR SPESIFIK DISLEKSIA Tiffany Estherlita; Ansori Ansori; Novi Widiastuti
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 2, No 1 (2019): Vol 2 No. 1 Januari 2019
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.636 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v2i1.2473

Abstract

Setiap manusia diciptakan dengan begitu unik melalui setiap potensi dan kekurangannya masing-masing. Maka dari itu proses pembelajaran yang baik adalah proses pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan setiap individu dengan memperhatikan apa yang menjadi kelebihan dan kekurangannya, sehingga setiap individu dapat memetakan dan memaksimalkan potensi yang ia miliki. Namun, pada proses pembelajaran ditemukan adanya anak-anak yang mengalami kesulitan belajar spesifik dyslexia yang tidak terdeteksi dan tertangani sehingga menimbulkan label yang salah terhadap anak-anak yang mengalami kesulitan belajar spesifik ini. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk membantu guru dan orangtua untuk dapat memetakan potensi anak dengan kesulitan belajar spesifik dengan cara mengidentifikasi kebutuhan dan gaya belajar anak disleksia di Homeschooling Lentera Bangsa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode quasi experimental. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan purposive sampling. Penelitian ini menghasilkan konsep pemetaan potensi anak dengan kesulitan belajar spesifik (dyslexia) sehingga guru dan orangtua dapat memfasilitasi anak untuk memaksimalkan potensinya.
Implementing Deep Learning Approaches in Non-Formal Equivalency Education: Strategies and Pedagogical Implications Tiffany Estherlita; Ansori Ansori
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 12 No. 1 (2026): March
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v12i1.17040

Abstract

This study aims to explore strategies for implementing deep learning approaches in non-formal equivalency education and to analyze their pedagogical implications for teaching practices. It addresses the limited use of contextual and holistic learning approaches in equivalency education, which often fail to adequately respond to the diverse learning needs and practical life contexts of learners. A descriptive qualitative method with an exploratory design was employed, involving data collection through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. The participants consisted of 20 individuals, including 5 tutors, 3 PKBM administrators, and 12 Paket C learners, selected through purposive sampling. Thematic analysis was applied to examine how the four components of deep learning—graduate profile dimensions, learning principles, learning experiences, and instructional frameworks—were integrated into practice. The findings indicate that deep learning strategies were operationalized through community-based and vocationally oriented projects aligned with learners’ economic realities, fostering entrepreneurial skills, critical thinking, collaboration, and economic self-reliance consistent with the empowerment orientation of Community Learning Centers (PKBM). Tutors employed participatory and andragogical approaches supported by flexible learning environments and digital technologies. The study concludes that deep learning has the potential to transform equivalency education into a more humanistic and empowering process, better preparing learners to address 21st-century challenges. It recommends strengthening tutor capacity, developing contextual materials, and enhancing community partnerships to ensure sustainable implementation.