Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Pengaruh Lapisan Ionosfer Terhadap Komunikasi Radio Hf Sutoyo Sutoyo; Andi Putra
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2015: SNTIKI 7
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.108 KB)

Abstract

Keberhasilan komunikasi radio HF sangat dipengaruhi oleh perubahan kondisi lapisan ionosfer. Perubahan yang terjadi dapat menimbulkan permasalahan bagi penggunaan frekuensi kerja di stasiun radio. Sehingga dibutuhkan analisis pengaruh lapisan ionosfer terhadap komunikasi radio HF dengan manajemen frekuensi agar mendapatkan frekuensi kerja yang optimal. Pada penelitian ini akan dilakukan analisis pengamatan pengaruh lapisan ionosfer terhadap hasil komunikasi stasiun ALE Pekanbaru dengan stasiun Tanjungsari, Biak, Kupang, Pontianak, dan Watukosek. Berdasarkan hasil uji komunikasi stasiun ALE Pekanbaru. Dari hasil uji komunikasi antar stasiun ALE tersebut diperoleh bahwa pada bulan Juli 2013 frekuensi kerja yang dapat digunakan berada pada rentang frekuensi 14 MHz hingga 25 MHz untuk sirkuit Pekanbaru-Watukosek dan Pekanbaru-Kupang, sedangkan sirkuit Pekanbaru-Tanjungsari berada pada frekuensi 14 MHz hingga 25 MHz . Dari hasil yang diperoleh membuktikan bahwa satu frekuensi saja tidak dapat digunakan terus-menerus disebabkan tingkat keberhasilan pemantulan gelombang radio HF di dipengaruhi oleh lapisan ionosfer.Kata kunci: ALE, frekuensi kerja, pengaruh lapisan ionosfer, radio HF.
Analisis Pendekatan Data Pemakaian Kanal Radio Hf Sutoyo Sutoyo; M Amaluddin
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2015: SNTIKI 7
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.357 KB)

Abstract

High Frequency ( HF ) radio waves that have a wavelength of 10 meters to 100 meters , and works at a frequency of 3 MHz to 30 MHz . One channel utilization maritime HF as used for voice communications.The availability of bandwidth on maritime band channel can be maximized its use for voice communications , the necessary analysis of the availability of channels through the use of data results in data communications. This research analyzes the data distribution approach that includes the use of the approach through the channel distribution model for data communications in order to optimally when used . From the data processing provided and the frequency is the mean availability of time at a frequency 6.401 MHz and 6.404 MHz at 6407 MHz while the frequency is different . The mean frequency of 6,401 MHz obtained 412 911 millisecond time availability with a lot of data for 24 643 data. The mean frequency of 6404 MHz obtained 412 911 millisecond time availability of data at 25348 with lots of data. The mean frequency of 6,407 MHz obtained 483 849 millisecond time availability of data at 25438 with lots of data. Model availability of time for communication of data is exponential models for the exponential distribution MSE smaller than other distributions.Keyword : band maritime, channel availability, HF radio, the model
Pemodelan Data Trafik Parameter PerformansiSentral Electronic World Switch Digital (EWSD) (Studi Kasus: PT. Telkom Riau Daratan) Sutoyo Sutoyo; Nurul Hawa
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2012: SNTIKI 4
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.643 KB)

Abstract

Semakin meningkatnya permintaan informasi, perusahaan penyedia layanan jasa telekomunikasi harus mampu memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan, dengan memperhatikan kualitas sarana telekomunikasi sepertipenggunaansentralteleponotomatisElectronic World Switch Digital (EWSD)sebagai sistem switching.Permasalahan yang terjadi ukuran kinerja sentral ditentukan oleh parameter performansi sentral sedangkan data parameter bersifat statistik dan berubah secara konitinu.Salah satu metode untuk menentukan ketersediaan parameter performansi sentral adalah dengan melakukan pemodelan terhadap data statistik parameter performansi sentral.Parameter yang dimodelkan antara lain Answer seizure ratio(ASR), Grade od service (GOS) dan Seizure Per Circuit Per Hour (SCH) melalui pendekatan beberapa model distribusi. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa parameter ASR berdistribusi normal dengan nilai ketersediaan sebesar 44,32%,untuk nilai GOS berdistribusi eksponensial dengan nilai ketersediaansebesar 0,556 %, sedangkan untuk parameter SCH berdistribusi eksponensial dengan nilai ketersediaan sebesar 10,39%.Kata kunci:EWSD , Ketersediaan, Pemodelan Data, ,parameter Performansi sentral.