Bali merupakan salah satu pulau yang ada di Indonesia, yang sangat terkenal di dunia dengan aksara dan sor singgih basanya, untuk itu. Bahasa Bali perlu dilestarikan, untuk melestarikan Bahasa Bali tersebut maka diberikan pendidikan formal maupun non formal. Dalam pendidikan formal diberikan muatan lokal berbahasa Bali mulai dari SD, SMP, dan SMA. Keterampilan berbahasa meliputi menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Pada penelitian ini lebih mengkhususkan mengangkat mengenai kemampuan menulis Pengangge Suara Aksara Bali. Salah satu metode yang mampu mengoptimalkan dalam pembelajaran menulis Pengangge Suara aksara Bali yaitu dengan menerapkan Metode Drill.Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan diatas, dapat dijabarkan rumusan masalah sebagai berikut: (1) Bagaimana respon siswa dalam menulis Pengangge Suara Aksara Bali dari huruf latin ke Aksara Bali dengan menerapkan metode drill pada pelajaran Bahasa Bali siswa kelas V SD Negeri 2 Bengkel, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan? (2) Bagaimanakah hasil belajar siswa dalam menulis Pengangge Suara Aksara Bali dari huruf latin ke Aksara Bali pada pelajaran Bahasa Bali dengan menerapkan metode Drill siswa kelas V SD Negeri 2 Bengkel, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan?Penelitian ini memiliki tujuan khusus sebagai berikut: (1) Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam menulis Pengangge Suara Aksara Bali dari huruf latin ke Aksara Bali pada pelajaran Bahasa Bali siswa kelas V SD Negeri 2 Bengkel, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. (2) Untuk mengetahui respon siswa dalam menulis Pengangge Suara Aksara Bali dari huruf latin ke Aksara Bali pada pelajaran Bahasa Bali siswa kelas V SD Negeri 2 Bengkel, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan.Teori yang digunakan dalam penelitian yaitu teori koneksionisme. Sedangkan untuk metode pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode observasi, angket (kuisioner), tes, dokumentasi, dan studi literatur. Dengan analisis data secara kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 2 Bengkel, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan pada siklus I dalam pembelajaran menulis pengangge suara aksara Bali yang berjumlah 30 orang siswa diperoleh nilai rata-rata yaitu 56,67 mengalami peningkatan pada siklus II yaitu sebesar 81,00, persentase ketuntasan belajar siswa pada siklus I yakni 26,67% selanjutnya persentase ketuntasan belajar siswa mengalami peningkatan pada siklus II yaitu 86,67%. Sedangkan respon siswa mengalami peningkatan dari kategori cukup baik dengan rata-rata respon siswa 32,7 menjadi 39,40 dengan kategori positif. Dengan adanya peningkatkan hasil belajar dan respon siswa maka dibuktikan penerapan Metode Drill dapat meningkatkan kemampuan siswa menulis Pengangge Suara Aksara Bali di SD Negeri 2 Bengkel Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan. Kata Kunci : Metode Drill, Pengangge Suara Aksara Bali.