This Author published in this journals
All Journal SUARA GURU
S Sawitri
Guru SDN 020 Pulau Godang Kari

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN PENGUASAAN SISWA PADA PEMBELAJARAN SAINS DENGAN METODE EKSPERIMEN DAN KERJA KELOMPOK SERTA METODE PENUGASAN PADA BAHASA INDONESIA S Sawitri
SUARA GURU Vol 4, No 1 (2018): SG Vol.4 No. 1 Maret 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v4i1.5583

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di kelas V di SDN 026 Pulau Godang Kari Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi terdiri dari 7 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Mata pelajaran yang menjadi pusat penelitian adalah mata pelajaran Sains dan mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus, dimana setiap siklusnya terdapat beberapa tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini tidak terlepas dari metode yang digunakan dalam perbaikan pembelajaran karena suatu metode yang baik dan relevan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode ekperimen dan kerja kelompok pada pembelajaran Sains dan penggunaan metode penugasan pada pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Dimana pada pembelajaran Sains, siklus I hanya 2 orang siswa yang memperoleh nilai 70 keatas dari 14 orang siswa. Sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 9 orang siswa yang memperoleh nilai 70 keatas. Pada siklus I siswa yang tuntas sebanyak 9 orang dari 14 siswa. Sedangkan pada siklus II yang tuntas sebanyak 13 orang siswa dari 14 siswa. Sedangkan pada pembelajaran Bahasa Indonesia, ada siklus I hanya 2 orang siswa yang memperoleh nilai 70 keatas dari 14 orang siswa. Sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 13 orang siswa yang memperoleh nilai 70 keatas. Pada siklus I siswa yang tuntas sebanyak 2 orang dari 14 siswa. Sedangkan pada siklus II yang tuntas sebanyak 13 orang siswa dari 14 siswa.