Anis Nur
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERANAN PENDEKATAN ACADEMIC SKILL DALAM PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMA NEGERI 9 MAKASSAR Anis Nur
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 1, No 1 (2013): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jpf.v1i1.183

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk ; (1) Mengetahui seberapa besar hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri 9 Makassar tahun ajaran 2011/2012 yang diajar dengan menggunakan pendekatan academic skill. (2). Mengetahui hasil belajar fisika siswa kelas X yang diajar secara konvensional.(3). Mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar fisika secara signifikan antara siswa kelas X yang diajar dengan menggunakan pendekatan academic skill dan yang diajar secara konvensional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 9 Makassar Tahun ajaran 2011/2012 yang terdiri atas 240 orang. Sedangkan sampel dalam penelitian adalah siswa kelas X1 dan kelas X3 dengan jumlah siswa sebanyak 80 orang. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri 9 Makassar yang diajar dengan menggunakan pendekatan academic skill dengan rata-rata populasi 11-13 berada pada kategori kurang. Sedangkan rata-rata hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri 9 Makassar yang diajar secara konvensional dengan rata-rata populasi 9.15. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasih belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri 9 Makassar Tahun ajaran 2011/2012 yang diajar dengan menggunakan pendekatan academic skill dan yang diajar secara konvensional.Kata kunci: Academic skill, eksperimen fisika, hasil belajarThis experimental study aimed to: (1) Knowing how much the results of class X students studying physics SMA Makassar 9 academic year 2011/2012 are taught academic skills approach. (2). Knowing the results of class X students studying physics conventionally taught. (3). Knowing whether or not differences in physics learning outcomes significantly between students of class X who taught academic skills and approaches are taught conventionally. The population of this study were all students of class X SMA Makassar 9 academic year 2011/2012 consisting of 240 people. While the sample in this study is class X1 and X3 class by the number of students by 80 people. The results of descriptive analysis showed that the average yield learning physics class X 9 SMA Makassar who taught academic skills approach with an average population of less than 11-13 in the category. While the average yield learning physics class X 9 SMA Makassar taught conventionally with an average population of 9.15. Inferential analysis results indicate that there are significant differences between study has yet physics class X SMA Makassar 9 academic year 2011/2012 were taught to use academic skills and approaches are taught conventionally.Keywords: Academic skill, experimental physics, learning outcomes
Penerapan Model Pembelajaran Generatif Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas XI IPA1 SMA Negeri 9 Makassar Anis Nur
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 3, No 1 (2015): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jpf.v3i1.245

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang terdiri atas dua siklus dan melibatkan tiga variabel yaitu peserta didik  yakni siswa kelas XI IPA1 SMA Negeri 9 Makassar tahun ajaran 2014/2015, model pembelajaran generatif dan hasil belajar fisika siswa. Yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA1 SMA Negeri 9 Makassar tahun ajaran 2014/2015. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar berupa soal essay pada akhir setiap siklus. Hasil analisis deskriptif mengungkapkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar fisika siswa kelas XI IPA1 SMA Negeri 9 Makassar dari siklus I ke siklus II setelah diterapakan model pembelajaran generative dengan metode eksperimen dan diskusi dalam pembelajaran Fisika. Hal ini dapat dilihat dari nilai nilai rata-rata yang diperoleh pada evaluasi akhir setiap siklus dimana pada siklus I adalah 72,62 sedangkan pada siklus II adalah 84,13. Dengan membandingkan kedua nilai rata-rata di atas dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar fisika siswa setelah diterapakan model pembelajaran generatif. Dari hasil observasi aktivitas siswa juga terlihat terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II. Hal inilah yang juga menunjang terjadinya peningkatan hasil belajar fisika siswa. Kita dapat menyimpulkan bahwa Penerapan model pembelajaran generative dalam pembelajaran fisika dianggap mampu meningkatkan hasil belajar fisika peserta didik karena dengan model pembelajaran ini siswa sendiri yang menemukan pengetahuan barunya sehingga akan lebih mudah memahami konsep materinya yang akan berdampak meningkatkan hasil belajarnya.Kata kunci : model pembelajaran generatif, hasil belajar fisika.This study is a class action (Classroom Action Research) consisting of two cycles and involves three variables ie learners IPA1 class XI student of SMAN 9 Makassar 2014/2015 school year, the generative learning model and physics student learning outcomes. That is the subject of this research is a class XI student of SMAN 9 Makassar IPA1 academic year 2014/2015. The instrument used was a test of learning outcomes in the form of essay at the end of each cycle. Descriptive analysis revealed that an increase learning outcomes IPA1 physics class XI student of SMAN 9 Makassar from the first cycle to the second cycle after be applicable generative learning model with experimental methods and discussion in physics learning. It can be seen from the average value obtained on the final evaluation of each cycle in which the first cycle is 72.62 while in the second cycle is 84.13. By comparing the average value of the above it can be concluded that an increase in physics student learning outcomes after generative learning model be applicable. From the observation of student activity also seen an increase from the first cycle to the second cycle. This is also support an increase in physics student learning outcomes. We can conclude that the adoption of generative learning model in study of physics is thought to enhance learning outcomes for physics students with learning model is the students themselves who discover new knowledge that will be easier to understand the concept of the material that will impact improving learning results.Keywords: generative learning model, learning outcomes physics.
The Influence of Students' Worksheet Types in the Implementation of Experimental Method toward the Students' Physics Learning Outcomes at the Tenth Grade of SMA Negeri 9 Makassar Anis Nur
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 7, No 1 (2019): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.572 KB) | DOI: 10.26618/jpf.v7i1.1674

Abstract

The research a quasi-experiment which aimed to determine difference in physics learning out come between the students were the thought by experimental method with experimental LKPD and the students were thought by using experimental method with constructivism. Based LKPD on temperature and heat lesson. The research design was used intac group comparison design. The independent variable in this research was using experimental method accompanied by experimental LKPD and accompanying by constructivism-based LKPD while the dependent variable was the result of learning physics students. The subject of research were students of tenth grade of nine state senior high school of Makassar in the even semester on 2017/2018 academic year with 174 students AND 63 students was as sample and each 30 students was as control class and 33 experimental classes were determined by the principle. The research hypothesis, there were significant differences about the physics learning result of students who were taught by using the intermediate experimental method accompanied by experimental LKPD and accompanying by constructivism-based LKPD. The research instrumental was used the test of physics learning outcomes that valid criteria with reliability 0,0902 with 30 items. Descriptive analysis result showed that average score of students taught using experimental method accompanied by experimental LKPD were 15,57 with a standard deviation 3,51, while the average score of students taught using experimental method with constructivism-based LKPD was 14,53, with a standard deviation 3,02 from inferential analysis the hypothesis test used Test- t with a significant level of α = 0,05 obtained thitung  = 4, 792and ttable  = 1,999, based on  the testing criteria for values if thitung t or 4, 792 1,999 , there was significant differences in physics students who was taught using the experimental method were accompanied by constructivism-based LKPD at the 95% confidence level..Keywords: Experimental Method, Experimental LKPD, LKPD Based on Constructivism, Physics Learning OutcomesPenelitian ini adalah eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar fisika antara peserta didik yang diajar menggunakan metode eksperimen disertai LKPD eksperimen dengan peserta didik yang diajar menggunakan metode eksperimen disertai LKPD berbasis konstruktivisme pada materi suhu dan kalor. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah Intac Group Comparison Design. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pembelajaran menggunakan metode eksperimen disertai LKPD eksperimen dan disertai LKPD berbasis konstruktivisme. Sedangkan variabel terikatnyanya adalah hasil belajar fisika peserta didik. Subjek populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMA Negeri 9 Makassar pada semester genap tahun ajaran 2017/2018 sebanyak 174 peserta didik dan sampel sebanyak 63 peserta didik yang masing-masing 30 peserta didik kelas kontrol dan 33 kelas eksperimen yang ditentukan oleh pihak sekolah. Hipotesis penelitian adalah terdapat perbedaan  yang signifikan tentang hasil belajar fisika peserta didik yang diajar menggunakan metode eksperimen antara yang disertai LKPD eksperimen dan yang disertai LKPD berbasis konstruktivisme. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar fisika yang memenuhi kriteria valid dengan reliabilitas soal 0,902 sebanyak 30 butir. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa skor rata-rata peserta didik yang diajar menggunakan metode eksperimen disertai LKPD eksperimen adalah 15,57 dengan standar deviasi 3,51, sedangkan skor rata-rata peserta didik yang diajar menggunakan metode eksperimen disertai LKPD berbasis konstruktivisme adalah 14,53 dengan standar deviasi 3,02. Dari analisis inferensial uji hipotesis menggunakan uji-t dengan taraf signifikan α = 0,05 diperoleh thitung= 4,792 dan ttabel= 1,999, berdasarkan criteria pengujian terhadap nilai t yaitu jika thitung ttabel atau 4,792 1,999 maka terdapat perbedaan yang signifikan tentang hasil belajar fisika peserta didik yang diajar menggunakan metode eksperimen antara yang disertai LKPD eksperimen dan yang disertai LKPD berbasis konstruktivisme pada taraf kepercayaan 95 %.Kata kunci: Metode Eksperimen, LKPD Eksperimen, LKPD berbasis Konstruktivisme, Hasil Belajar  Fisika