Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektifitas Pencatatan Pemeriksaan Faktor Risiko Tinggi Ibu Hamil Dalam Menekan Angka Kematian Ibu (Aki) di Wilayah Puskesmas Karang Duren Kecamatan Balung Kabupaten Jember Fikhy Rizky Hapsari; Novita Nuraini; Rossalina Adi Wijayanti
Jurnal Kesehatan Vol 5 No 2 (2017): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v5i2.23

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik. Sampel penelitian ini adalah sebagian petugas petugas program KIA di wilayah Puskesmas Karang Duren Kecamatan Balung Kabupaten Jember berjumlah 10 petugas dengan teknik simple random sampling dan pengambilan sampel dilakukan pada bulan Januari sampai dengan Maret Tahun 2017. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari kepatuhan pencatatan petugas dengan formulir lama dan baru. Data yang diperoleh diolah dengan software pengolahan data dan dianalisis menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar kepatuhan petugas rendah dalam pencatatan pemeriksaan faktor risiko tinggi ibu hamil menggunakan formulir lama, ditunjukkan dengan ketidaklengkapan formulir lama sebesar 60%. Kepatuhan petugas tinggi dalam pencatatan pemeriksaan faktor risiko tinggi ibu hamil menggunakan formulir baru menunjukkan bahwa sebagian besar petugas melengkapi pengisian formulir baru sebesar 90%. Terdapat perbedaan kepatuhan petugas dalam pencatatan menggunakan formulir lama dan baru dengan nilai P value = 0,002 dengan nilai alpha = 0,05. Pencatatan pemeriksaan faktor risiko tinggi ibu hamil menggunakan formulir baru menunjukkan kelengkapan lebih tinggi dari pada pencatatan menggunakan formulir lama. Hal ini menunjukkan bahwa formulir baru efektif dalam upaya mendeteksi faktor risiko. Kelengkapan formulir ditindaklanjuti dengan penanganan segera. Deteksi faktor risiko pada ibu hamil merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah kematian dan kesakitan ibu.
PERAN DOMPERIDON UNTUK INSUFFICIENT MILK SUPPLY: ANALISIS LITERATUR MENGENAI EFEKTIVITAS, DOSIS, DAN KEAMANAN Siti Zulaikha Risqiyani; Fikhy Rizky Hapsari; Budhi Prasetia Santoso
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 2 No. 4 (2025): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/rtgh8z30

Abstract

Insufficient milk supply atau lactation insufficiency merupakan salah satu hambatan utama keberhasilan menyusui. Domperidon, antagonis dopamin D₂, digunakan sebagai galaktagog untuk meningkatkan produksi ASI. Tinjauan literatur ini mengevaluasi efektivitas, dosis, dan keamanan domperidon pada ibu dengan insufficient milk supply. Literatur di PubMed, Google Scholar, dan Cochrane Library dalam 5–10 tahun terakhir ditinjau menggunakan kata kunci “domperidone”, “insufficient milk supply”, “galactagogue”, “lactation”, “dose-response”, dan “safety”. Beberapa penelitian menunjukkan domperidon secara signifikan meningkatkan volume ASI pada ibu premature dibanding plasebo atau metoklopramid. Dosis yang umum digunakan adalah 10 mg tiga kali sehari (30 mg/hari), dengan peningkatan volume ASI yang tidak selalu linear pada dosis lebih tinggi. Efek samping ringan seperti sakit kepala, mulut kering, dan peningkatan berat badan cukup sering dilaporkan. Variasi respons individu dan potensi risiko kardiovaskular jangka panjang menuntut pengawasan profesional dan pedoman dosis yang jelas. Domperidon efektif meningkatkan produksi ASI pada ibu dengan insufficient milk supply. Penelitian lanjutan diperlukan untuk memastikan keamanan jangka panjang, optimalisasi dosis, dan pedoman praktik menyusui langsung.