Proporsi kasus TB anak di antara kasus baru Tuberkulosis Paru yang tercatat di Jawa Tengah tahun 2017 sebesar 9,80%, hal ini mengalami kenaikan jika dibandingkan proporsi TB anak tahun 2016 yaitu 6,47% angka tersebut masih berada di atas target dari Kementrian Kesehatan yang hanya menetapkan 12%. Puskesmas Tlogosari Kulon menjadi Puskesmas dengan cakupan imunisasi BCG terendah se-Kota Semarang pada tahun 2017 yaitu hanya mencapai 43% dan 89,6% pada tahun 2018 dan Puskesmas Rowosari merupakan Puskesmas dengan capaian tertinggi pada tahun 2017 yaitu 163% dan 111% pada tahun 2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan audit pelaksanaan program imunisasi BCG di Puskesmas Rowosari dan Puskesmas Tlogosari Kulon tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif terdiri dari delapan orang. Analisis data menggunakan Content Analysis. Hasil penelitian didapat bahwa sumber daya manusia penanggungjawab pelaksana imunisasi BCG (Man) di Puskesmas Tlogosari Kulon mengalami kekurangan tenaga kesehatan dan double job, anggaran pelaksana imunisasi BCG (Money) kedua puskesmas sama-sama bersumber dari Dinas Kesehatan Kota Semarang, standarisasi pelaksana imunisasi BCG (Methods) terkait buku pedoman pelaksanaan imunisasi BCG pada kedua puskesmas sudah tersedia akan tetapi pelaksanaan SOP masih belum terlaksana dengan baik, kualitas vaksin BCG (Materials) kedua puskesmas masih belum menggunakan thermometer digital untuk mengukur suhu vaksin serta ketersediaan vaksin di kedua puskesmas tersebut sudah cukup baik melalui aplikasi Si Manis (Sistem Informasi Instalasi Farmasi), dan peralatan imunisasi BCG (Machines) kedua puskesmas sudah disediakan oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang walaupun di Puskesmas Tlogosari Kulon pernah mengalami kekurangan alat suntik yang tidak sesuai dengan jumlah bayi yang diimunisasi.