Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa Kerusakan Tabung Kondensor Pendingin Menggunakan Teknik Fractrografy dan Metallografy Hasan
Jurnal Rekayasa Teknologi dan Sains Terapan Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Teknologi dan Sains Terapan
Publisher : LPPM, Sekolah Tinggi Teknologi DR. KHEZ Muttaqien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondensor pendingan adalah suatu Peralatan Penukar Kalor atau Heat Exchanger, yang dipergunakan dalam proses pabrik Asam Nitrat, yaitu untuk mengkondensasikan dan mendinginkan secara bersamaan gas NO2 + H2O yang keluar dari Peralatan Air Heater menjadi liquid HNO3 atau weak acid (49 %) + NO, keluaran/outlet Kondensor pendingan masuk ke Peralatan Absorber untuk proses pruduksi akhir pabrik Asam Nitrat. Material tube yan dipergunakan dalam Kondensor pendingan adalah Zirconium SB 523 GR 60702, diameter luar O.D 19,05 x BWG # 20 x L 6629 mm, jumlah tube 355 buah. Untuk mengurangi terjadinya Shut Down secara mendadak, maka dilakukan Preventive Maintenance dengan Monitoring dengan metode sampling Analisa Laboratorium untuk cooling water pada shell side dan produk weak acid pada tube side, dan Predictive Maintenance yaitu inspeksi intenal terhadap tube dalam program shut down pabrik untuk penggantian platinum catalyst setiap 3 (tiga) bulan sekali dengan metode hydrostatic tested pemeriksaan bagian dalam tube dengan Boroscop, untuk mendeteksi awal bocoran dan terjadinya kerusakan pada tube. Melakukan Analisa lanjutan penyebab kebocoran tube dengan Pengujian Laboratorium sampel tube yang telah mengalami bocor dengan pengujiani Fracttrografy dan Metalografy di laboratorium B2TKS, bahwa struktur mikro material tube zircoloy SB 523 GR 60702 berupa matrik struktur α dan butir presipitat iron – chromium telah mengalami korosi pitting pada jarak rata – rata 600 mm dari inlet tubesheet yaitu awal terjadinya perubahan fase gas NO2 + H2O menjadi liquid HNO3 atau weak acid (49 %) + NO.
Aplikasi Mesin Striling untuk Pemanas Tenaga Surya Hasan
Jurnal Rekayasa Teknologi dan Sains Terapan Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Teknologi dan Sains Terapan
Publisher : LPPM, Sekolah Tinggi Teknologi DR. KHEZ Muttaqien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mesin stirling bukan teknologi baru. Seiring masuknya era minyak, mesin itu ditinggalkan karena dianggap tak efisien. Namun saat ini, ketika terjadi krisis energi, mesin itu mendapat perhatian kembali. Prinsip Kerja Mesin stirling adalah mesin kalor yang unik karena efisiensi teoretisnya mendekati efisiensi teoretis maksimum, yang lebih dikenal dengan efisiensi mesin carnot. Mesin stirling digerakkan ekspansi gas ketika dipanaskan dan diikuti kompresi gas ketika didinginkan. Mesin itu berisi sejumlah gas yang dipindahkan antara sisi dingin dan panas terus-menerus. Piston displacer memindahkan gas antara dua sisi dan piston power mengubah volume internal karena ekspansi dan kontraksi gas.