Togar Pangihutan Hutasoit
Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara, Medan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tingkat Hygiene Penjamah Makanan di Pelabuhan Kelas I Medan dan Faktor yang Mempengaruhi Togar Pangihutan Hutasoit
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 3 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.584 KB) | DOI: 10.33221/jikm.v7i3.122

Abstract

Higiene sanitasi adalah upaya untuk mengendalikan faktor risiko terjadinya kontaminasi terhadap makanan, baik yang berasal dari bahan makanan, orang, tempat dan peralatan agar aman dikonsumsi. Higiene sanitasi jasa boga, bahan makanan semua bahan baik terolah maupun yang tidak digunakan dalam pengolahan makanan, termasuk bahan tambahan makanan. Jenis penelitian adalah merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional.Penelitian ini dilakukan di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Medan, dimana KKP Kelas I Medan ini memiliki wilayah perimeter dan bufer. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penjamah makanan pada rumah makan / kantin di wilayah perimeter dan buffer KKP Kelas I Medan. Jumlah sampel dalam peneltian ini sebanyak 87 orang. Hasil menunjukkan tidak ada hubungan antara kelompok umur, jenis kelamin, lama kerja penjamah makanan dengan hygiene penjamah makanan. Uji regresi menunjukkan faktor pengetahuan sangat berhubungan dengan hygiene penjamah makanan dengan nilai p = 0,000, faktor sikap dengan nilai p = 0,000. Sedangkan faktor tindakan tidak berhubungan dengan hygiene penjamah makanan dengan nilai p = 0,312. Ada hubungan antara pengetahuan, sikap, tindakan penjamah makanan dengan hygiene penjamah makanan. Faktor pengetahuan, sikap sangat berhubungan dengan hygiene penjamah makanan. Diharapkan bagi penjamah makanan agar meningkatkan pengetahuannya dengan mengikuti pelatihan tentang sanitasi makanan, yang dilakukan oleh instansi terkait seperti KKP Kelas I Medan, kesyahbandaran dan otoritas pelabuhan.
Tingkat Hygiene Penjamah Makanan di Pelabuhan Kelas I Medan dan Faktor yang Mempengaruhi Togar Pangihutan Hutasoit
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 3 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v7i3.122

Abstract

Higiene sanitasi adalah upaya untuk mengendalikan faktor risiko terjadinya kontaminasi terhadap makanan, baik yang berasal dari bahan makanan, orang, tempat dan peralatan agar aman dikonsumsi. Higiene sanitasi jasa boga, bahan makanan semua bahan baik terolah maupun yang tidak digunakan dalam pengolahan makanan, termasuk bahan tambahan makanan. Jenis penelitian adalah merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional.Penelitian ini dilakukan di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Medan, dimana KKP Kelas I Medan ini memiliki wilayah perimeter dan bufer. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penjamah makanan pada rumah makan / kantin di wilayah perimeter dan buffer KKP Kelas I Medan. Jumlah sampel dalam peneltian ini sebanyak 87 orang. Hasil menunjukkan tidak ada hubungan antara kelompok umur, jenis kelamin, lama kerja penjamah makanan dengan hygiene penjamah makanan. Uji regresi menunjukkan faktor pengetahuan sangat berhubungan dengan hygiene penjamah makanan dengan nilai p = 0,000, faktor sikap dengan nilai p = 0,000. Sedangkan faktor tindakan tidak berhubungan dengan hygiene penjamah makanan dengan nilai p = 0,312. Ada hubungan antara pengetahuan, sikap, tindakan penjamah makanan dengan hygiene penjamah makanan. Faktor pengetahuan, sikap sangat berhubungan dengan hygiene penjamah makanan. Diharapkan bagi penjamah makanan agar meningkatkan pengetahuannya dengan mengikuti pelatihan tentang sanitasi makanan, yang dilakukan oleh instansi terkait seperti KKP Kelas I Medan, kesyahbandaran dan otoritas pelabuhan.