ida farida
Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Determinan Perilaku Manajemen Perawatan Diri pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Kota Tangerang Selatan ida farida
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 04 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.592 KB) | DOI: 10.33221/jikm.v7i04.170

Abstract

Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit kronis karena gangguan produksi dan atau resistensi insulin yang menyebabkan kadar glukosa darah tinggi yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi dengan risiko tinggi penyakit dan kematian. Manajemen perawatan diri adalah salah satu faktor yang menentukan status kesehatan dan kualitas hidup pasien DM tipe 2. Salah satu program pemerintah dalam menangani diabetes mellitus adalah Program Manajemen Penyakit Kronis (Prolanis). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh langsung dan tidak langsung dan besarnya pengaruh dukungan keluarga, pendidikan pasien dan melek kesehatan pada manajemen perawatan diri pasien DM tipe 2. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yang menggunakan desain cross-sectional. Sampel yang digunakan adalah 70 pasien DM dengan peserta Prolanis di Kota Tangerang Selatan. Metode analisis yang digunakan adalah Structural Equation Model (SEM). Temuan penelitian menunjukkan bahwa manajemen perawatan diri pasien DM tipe 2 dipengaruhi oleh faktor dukungan keluarga sebesar 28,92%, faktor pendidikan pasien sebesar 13,13%, dan faktor literasi kesehatan sebesar 9,5%. Model struktural dari penelitian ini dapat menjelaskan variabel manajemen perawatan diri sebesar 75,7%. Perawatan kesehatan utama terutama yang bertanggung jawab atas program penyakit tidak menular (PTM) harus lebih meningkatkan partisipasi anggota keluarga pasien dalam kegiatan pendidikan yang berkaitan dengan perawatan diri pasien DM sehingga kualitas manajemen perawatan diri dapat menjadi lebih baik.
Determinan Perilaku Manajemen Perawatan Diri pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Kota Tangerang Selatan ida farida
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 04 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v7i04.170

Abstract

Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit kronis karena gangguan produksi dan atau resistensi insulin yang menyebabkan kadar glukosa darah tinggi yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi dengan risiko tinggi penyakit dan kematian. Manajemen perawatan diri adalah salah satu faktor yang menentukan status kesehatan dan kualitas hidup pasien DM tipe 2. Salah satu program pemerintah dalam menangani diabetes mellitus adalah Program Manajemen Penyakit Kronis (Prolanis). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh langsung dan tidak langsung dan besarnya pengaruh dukungan keluarga, pendidikan pasien dan melek kesehatan pada manajemen perawatan diri pasien DM tipe 2. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yang menggunakan desain cross-sectional. Sampel yang digunakan adalah 70 pasien DM dengan peserta Prolanis di Kota Tangerang Selatan. Metode analisis yang digunakan adalah Structural Equation Model (SEM). Temuan penelitian menunjukkan bahwa manajemen perawatan diri pasien DM tipe 2 dipengaruhi oleh faktor dukungan keluarga sebesar 28,92%, faktor pendidikan pasien sebesar 13,13%, dan faktor literasi kesehatan sebesar 9,5%. Model struktural dari penelitian ini dapat menjelaskan variabel manajemen perawatan diri sebesar 75,7%. Perawatan kesehatan utama terutama yang bertanggung jawab atas program penyakit tidak menular (PTM) harus lebih meningkatkan partisipasi anggota keluarga pasien dalam kegiatan pendidikan yang berkaitan dengan perawatan diri pasien DM sehingga kualitas manajemen perawatan diri dapat menjadi lebih baik.