Sri Widyastuti
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perilaku Partisipasi Penasun dalam Program Harm Reduction di Puskesmas Kecamatan Cengkareng Sri Widyastuti
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.786 KB) | DOI: 10.33221/jikm.v5i1.312

Abstract

Berdasarkan hasil data sebelumnya diperoleh Perilaku keikutsertaan penasun di Puskesmas Kecamatan Cengkareng dalam program Harm Reduction dari tahun 2012 sampai dengan tahun 2013 mengalami kenaikan sebesar 24,5 %. Pada bulan Januari sampai Desember Tahun 2014 yang mengikuti program Harm Reduction sebanyak 159 orang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Hubungan Pengetahuan, Sikap, Lingkungan Sosial dan Dukungan Keluarga Terhadap Perilaku Partisipasi Penasun dalam Program Harm Reduction di Puskesmas Kecamatan Cengkareng Tahun 2014. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan cross sectional menggunakan analisis uji chi square. Dengan Populasi 159 dan pengambilan sampel dengan metode Slovine sebanyak 60 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dalam bentuk angket. analisa data digunakan analisa univariat dan analisa bivariat. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas responden Hasil penelitian ini didapatkan bahwa terdapat hubungan Pengetahuan dan perilaku penasun dalam program Harm Reduction P Value (0,009), hubungan sikap dan Perilaku Penasun dalam Program Harm Reduction di Puskesmas Kecamatan Cengkareng dengan P Value (0,002), Hubungan lingkungan Sosial dan Perilaku Penasun dalam Program Harm Reduction di Puskesmas Kecamatan Cengkareng dengan P Value (0,002), Hubungan Dukungan Keluarga dan Perilaku Penasun dalam Program Harm Reduction dengan P Value (0,000). Dari hasil penelitian terdapat hubungan tingkat pengetahuan, sikap, lingkungan sosial dan dukungan keluarga terhadap program Harm Reduction di karenakan kurang pahamnya responden terhadap program Harm Reduction tersebut.
Perilaku Partisipasi Penasun dalam Program Harm Reduction di Puskesmas Kecamatan Cengkareng Sri Widyastuti
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v5i1.312

Abstract

Berdasarkan hasil data sebelumnya diperoleh Perilaku keikutsertaan penasun di Puskesmas Kecamatan Cengkareng dalam program Harm Reduction dari tahun 2012 sampai dengan tahun 2013 mengalami kenaikan sebesar 24,5 %. Pada bulan Januari sampai Desember Tahun 2014 yang mengikuti program Harm Reduction sebanyak 159 orang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Hubungan Pengetahuan, Sikap, Lingkungan Sosial dan Dukungan Keluarga Terhadap Perilaku Partisipasi Penasun dalam Program Harm Reduction di Puskesmas Kecamatan Cengkareng Tahun 2014. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan cross sectional menggunakan analisis uji chi square. Dengan Populasi 159 dan pengambilan sampel dengan metode Slovine sebanyak 60 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dalam bentuk angket. analisa data digunakan analisa univariat dan analisa bivariat. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas responden Hasil penelitian ini didapatkan bahwa terdapat hubungan Pengetahuan dan perilaku penasun dalam program Harm Reduction P Value (0,009), hubungan sikap dan Perilaku Penasun dalam Program Harm Reduction di Puskesmas Kecamatan Cengkareng dengan P Value (0,002), Hubungan lingkungan Sosial dan Perilaku Penasun dalam Program Harm Reduction di Puskesmas Kecamatan Cengkareng dengan P Value (0,002), Hubungan Dukungan Keluarga dan Perilaku Penasun dalam Program Harm Reduction dengan P Value (0,000). Dari hasil penelitian terdapat hubungan tingkat pengetahuan, sikap, lingkungan sosial dan dukungan keluarga terhadap program Harm Reduction di karenakan kurang pahamnya responden terhadap program Harm Reduction tersebut.