Dwi Hariyanti
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ASI Eksklusif dan Kejadian Stunting pada Balita di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Mudita Sri Hidayah; Susyana Candra S.D; Dwi Hariyanti
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 03 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v10i03.861

Abstract

Masalah gizi masih menjadi masalah di dunia terutama di negara berkembang. Stunting adalah keterlambatan pertumbuhan yang merugikan sehingga menjadi prioritas dalam program kesehatan. 30,8 % balita di Indonesia mengalami stunting dan menjadi penyebab morbiditas dan mortalitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting dengan mempertimbangkan variabel luar yaitu status ekonomi, pendidikan ibu, tinggi ibu, umur ibu saat hamil, panjang lahir, dan berat lahir pada anak dibawah lima tahun di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian observasional menggunakan rancangan kasus kontrol (case control). Penelitian dilaksanakan di dua kabupaten di DIY yaitu di Kabupaten Gunung Kidul dan Kota Yogyakarta. Sampel penelitian sebanyak 110 balita. Hasil penelitian (analisis bivariat) menunjukkan bahwa tidak ada korelasi yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif, status ekonomi, pendidikan, tinggi badan ibu, umur ibu hamil, dan berat lahir dengan stunting. Panjang lahir berkorelasi signifikan terhadap stunting pada balita (Pv=0,002; OR=3,75; CI=1,57-9,97). Analisis regresi logistik menunjukkan bahwa tidak ada korelasi yang signifikan antara ASI eksklusif dengan kejadian stunting setelah mempertimbangkan variabel lain yaitu status ekonomi, pendidikan, panjang lahir, dan berat lahir.
Analisis Perilaku Siswa SMP terhadap Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Dwi Hariyanti; Mudita Sri Hidayah; Chanif Kurnia Sari
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 03 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v10i03.884

Abstract

Perokok pada remaja usia 10-14 tahun semakin meningkat. Merokok akan berdampak pada perokok aktif dan juga lebih besar resikonya yaitu pada perokok pasif sehingga perlu dilakukan upaya pengamanan rokok bagi kesehatan, diantaranya melalui penetapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Di Temanggung sebagai kota Tembakau belum memiliki perda yang mengatur tentang pelaksanaan kebijakan KTR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap, norma subjektif dan persepsi kontrol perilaku terhadap perilaku siswa terkait kebijakan terhadap KTR di SMP. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah siswa SMP Negeri di Temanggung kelas 8 dan 9. Pengambilan sampel menggunakan cluster sampling didapatkan 382 siswa. Analisis data bivariat yang digunakan yaitu Somers’d. Hasil analisis penelitian menunjukkan ada hubungan bermakna dengan tingkat hubungan yang lemah (Pv=0,006 ; r=0,246)) antara sikap dengan perilaku siswa SMP terhadap kebijakan KTR dan tidak ada hubungan antara norma subyektif (Pv=0,134) dan persepsi kontrol perilaku (Pv=0,088).
ASI Eksklusif dan Kejadian Stunting pada Balita di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Mudita Sri Hidayah; Susyana Candra S.D; Dwi Hariyanti
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 03 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v10i03.861

Abstract

Masalah gizi masih menjadi masalah di dunia terutama di negara berkembang. Stunting adalah keterlambatan pertumbuhan yang merugikan sehingga menjadi prioritas dalam program kesehatan. 30,8 % balita di Indonesia mengalami stunting dan menjadi penyebab morbiditas dan mortalitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting dengan mempertimbangkan variabel luar yaitu status ekonomi, pendidikan ibu, tinggi ibu, umur ibu saat hamil, panjang lahir, dan berat lahir pada anak dibawah lima tahun di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian observasional menggunakan rancangan kasus kontrol (case control). Penelitian dilaksanakan di dua kabupaten di DIY yaitu di Kabupaten Gunung Kidul dan Kota Yogyakarta. Sampel penelitian sebanyak 110 balita. Hasil penelitian (analisis bivariat) menunjukkan bahwa tidak ada korelasi yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif, status ekonomi, pendidikan, tinggi badan ibu, umur ibu hamil, dan berat lahir dengan stunting. Panjang lahir berkorelasi signifikan terhadap stunting pada balita (Pv=0,002; OR=3,75; CI=1,57-9,97). Analisis regresi logistik menunjukkan bahwa tidak ada korelasi yang signifikan antara ASI eksklusif dengan kejadian stunting setelah mempertimbangkan variabel lain yaitu status ekonomi, pendidikan, panjang lahir, dan berat lahir.
Analisis Perilaku Siswa SMP terhadap Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Dwi Hariyanti; Mudita Sri Hidayah; Chanif Kurnia Sari
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 03 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v10i03.884

Abstract

Perokok pada remaja usia 10-14 tahun semakin meningkat. Merokok akan berdampak pada perokok aktif dan juga lebih besar resikonya yaitu pada perokok pasif sehingga perlu dilakukan upaya pengamanan rokok bagi kesehatan, diantaranya melalui penetapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Di Temanggung sebagai kota Tembakau belum memiliki perda yang mengatur tentang pelaksanaan kebijakan KTR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap, norma subjektif dan persepsi kontrol perilaku terhadap perilaku siswa terkait kebijakan terhadap KTR di SMP. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah siswa SMP Negeri di Temanggung kelas 8 dan 9. Pengambilan sampel menggunakan cluster sampling didapatkan 382 siswa. Analisis data bivariat yang digunakan yaitu Somers’d. Hasil analisis penelitian menunjukkan ada hubungan bermakna dengan tingkat hubungan yang lemah (Pv=0,006 ; r=0,246)) antara sikap dengan perilaku siswa SMP terhadap kebijakan KTR dan tidak ada hubungan antara norma subyektif (Pv=0,134) dan persepsi kontrol perilaku (Pv=0,088).