Sokhira Linda Vinde
IAIN Padangsidimpuan

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

A Comparison Analysis of Speech Act Theory in the Language of “Notice” Written in Indonesian and English Sokhira Linda Vinde
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ee.v6i2.1277

Abstract

Notice adalah salah satu alat komunikasi tertulis. Notice biasanya digunakan di tempat-tempat umum untuk memberikan pemberitahuan, perhatian, perintah dan larangan untuk melakukan sesuatu. Maka menganalisis bahasa yang digunakannya pada notice sangatlah penting. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan teori tentang speech act pada notice yang digunakan pada bahasa inggris dan bahasa Indonesia. Lebih spesifiknya digunakan untuk mengungkapkan makna locution, illocution, dan perlocution. Studi ini mengkaji makna yang tertera dalam beberapa notice pada tempat-tempat umum seperti restoran, mall, supermarket, jalan, dan Bank di Padangsidimpuan. Untuk mengumpulkan data, studi ini menggunakan analisis dokumen. Setelah data dianalisis, studi ini menemukan bahwa terdapat kesamaan teori speech act dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Notice yang diungkapkan dalam bahasa Indonesia dan Inggris biasanya dalam bentuk kalimat perintah dan pernyataan. Kemudian, fungsi notice tersebut untuk mengungkapkan makna perintah, arahan, dan deklarasi. Notice dalam bahasa Indonesia dan Inggris juga cenderung mengandung makna nonverbal. Yang artinya, notice  memberikan pengaruh pada sikap dan tindakan orang yang membacanya. Kesimpulannya, notice yang dituliskan dalam bahasa Indonesia dan Inggris diungkapkan dalam bentuk kalimat langsung.   
UTILIZING “MENTORING AND SUPERVISION” PROGRAM AS A WAY TO INCREASE LECTURERS’ TEACHING PROFESSIONALISM Sokhira Linda Vinde
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ee.v6i1.1219

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk melihat dan menganalisis manfaat program “mentoring dan supervision” dalam meningkatkan kinerja dan profesi mengajar dosen di lembaga pengembangan bahasa (P2B) IAIN Padangsidimpuan. Masalah yang diangkat adalah apa manfaat yang diperoleh oleh dosen dengan mengikuti program “mentoring dan supervision” itu, apakah memberikan manfaat yang positif atau tidak. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif yang lebih menekankan pada analisis data yang lebih terperinci dalam bentuk penjabaran dan generalisasi. Penelitian ini diadakan di Pusat Pengembangan Bahasa (P2B) Institut Agama Islam Negeri yang terletak di Padangsidimpuan. Untuk mencapai tujuan penelitian ini, 20 dosen dari 60 dosen yang mengajar bahasa Inggris dipilih menjadi responden dalam penelitian ini. Adapun instrument yang digunakan dalam pengambilan data adalah angket dan wawancara; angket terdiri atas 15 pertanyaan dan wawancara terdiri atas 5 pertanyaan. Kemudian, data yang diperoleh dianalisis berdasarkan analisis data deskriptif. Akhirnya, diperoleh kesimpulan bahwa program “mentoring dan supervision” memberikan manfaat dalam pengajaran bahasa Inggris. Adapun manfaat yang diperoleh adalah: (1) memberikan ilmu dan wawasan mengenai teknik dan trik mengajar yang menarik dan menyenangkan, (2) memberikan kesiapan guru dalam mengajar, dan (3) mempererat hubungan social sesama dosen di P2B IAIN Padangsidimpuan. 
MATCH AND MISMATCH BETWEEN STUDENTS’ LEARNING STYLES AND TEACHER’S TEACHING STYLES RELATED TO STUDENTS’ ENGLISH PROFICIENCY Sokhira Linda Vinde
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 3, No 01 (2015)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ee.v3i01.1288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi kesesuaian dan ketidaksesuaian antara gaya belajar siswa dan gaya mengajar guru dalam pembelajaran bahasa Inggris serta untuk melihat efek dari kesesuaian dan ketidaksesuaian tersebut terhadap kemampuan bahasa Inggris siwa. Penelitian ini merupakan studi kasus di slaha satu universitas. Responden penelitian ini terdiri dari seorang guru dan 32 siswa. Dalam hal pengumpulan data, penelitian ini menggunakan angket dan wawancara yang masing-masing diberikan kepada guru dan siswa yang dilanjutkan dengan observasi kelas. Kemudian data yang telah diperoleh  dianalisis berdasarkan prinsip data analisis interpretive dan empirical. Hasil penemuan dari penelitian ini adalah sebgaian besar siswa memiliki gaya belajar kinesthetic yang diikuti dengan gaya belajar visual, audio, dan verbal. Sebaliknya, gaya mengajar guru lebih dominan mengarah pada gaya mengajar verbal. Maka, dapat diasumsikan bahwa terdapat ketidaksesuaiain antara gaya belajar siswa dan gaya mengajar guru. Namun, ketidaksesuaian itu tidak memberikan efek negatif terhadap kemampuan siswa.
Designs of English Lesson Plan in Vocational School Sokhira Linda Vinde
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 4, No 01 (2016)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ee.v4i01.1191

Abstract

Salah satu kompetensi yang harus dimiliki setiap guru bahasa inggris adalah mampu merencanakan pembelajaran dalam bentuk lesson plan. Akan tetapi, masih ada sebagian guru yang bahkan belum mampu menyusunnya. Hal itu disebabkan sedikitnya pemahaman tentang komponen-komponen pembelajaran yang harus dimasukkan dalam lesson plan, seperti; standar kompetensi, kompetensi dasar, tujuan, indikator, dll. Maka, setiap guru selayaknya mampu merumuskan komponen-komponen itu dalam penyusunan lesson plan. Tujuan dari kajian ini adalah menggambarkan bentuk penyusunan lesson plan bahasa Inggris di sekolah menengah kejuruan (SMK). Penelitian dalam jurnal ini menggunakan paradigma kualitatif yang mengambil sampel tiga guru bahasa Inggris dari tiga Sekolah Menengah Kejuruan yang berbeda. Adapun teknik pengambilan data yaitu menggunakan interview dan analisis dokumen. Dalam hal ini, ketiga guru yang menjadi sample diberikan pertanyaan atau interview kemudian dilanjutkan dengan analisis dokumen dalam bentuk analisis Lesson Plan dan RPP yang dipakai di kelas. Akhirnya, ditemukan beberapa temuan yaitu terdapat beberapa komponen-komponen yang menjadi pertimbangan dalam penyusunan lesson plan dan RPP seperti; kompetensi dasar, standar kompetensi, indikator, materi ajar, metode, dan penilaian.
A Comparison Analysis of Speech Act Theory in the Language of “Notice” Written in Indonesian and English Sokhira Linda Vinde
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ee.v6i2.1277

Abstract

Notice adalah salah satu alat komunikasi tertulis. Notice biasanya digunakan di tempat-tempat umum untuk memberikan pemberitahuan, perhatian, perintah dan larangan untuk melakukan sesuatu. Maka menganalisis bahasa yang digunakannya pada notice sangatlah penting. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan teori tentang speech act pada notice yang digunakan pada bahasa inggris dan bahasa Indonesia. Lebih spesifiknya digunakan untuk mengungkapkan makna locution, illocution, dan perlocution. Studi ini mengkaji makna yang tertera dalam beberapa notice pada tempat-tempat umum seperti restoran, mall, supermarket, jalan, dan Bank di Padangsidimpuan. Untuk mengumpulkan data, studi ini menggunakan analisis dokumen. Setelah data dianalisis, studi ini menemukan bahwa terdapat kesamaan teori speech act dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Notice yang diungkapkan dalam bahasa Indonesia dan Inggris biasanya dalam bentuk kalimat perintah dan pernyataan. Kemudian, fungsi notice tersebut untuk mengungkapkan makna perintah, arahan, dan deklarasi. Notice dalam bahasa Indonesia dan Inggris juga cenderung mengandung makna nonverbal. Yang artinya, notice  memberikan pengaruh pada sikap dan tindakan orang yang membacanya. Kesimpulannya, notice yang dituliskan dalam bahasa Indonesia dan Inggris diungkapkan dalam bentuk kalimat langsung.   
UTILIZING “MENTORING AND SUPERVISION” PROGRAM AS A WAY TO INCREASE LECTURERS’ TEACHING PROFESSIONALISM Sokhira Linda Vinde
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ee.v6i1.1219

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk melihat dan menganalisis manfaat program “mentoring dan supervision” dalam meningkatkan kinerja dan profesi mengajar dosen di lembaga pengembangan bahasa (P2B) IAIN Padangsidimpuan. Masalah yang diangkat adalah apa manfaat yang diperoleh oleh dosen dengan mengikuti program “mentoring dan supervision” itu, apakah memberikan manfaat yang positif atau tidak. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif yang lebih menekankan pada analisis data yang lebih terperinci dalam bentuk penjabaran dan generalisasi. Penelitian ini diadakan di Pusat Pengembangan Bahasa (P2B) Institut Agama Islam Negeri yang terletak di Padangsidimpuan. Untuk mencapai tujuan penelitian ini, 20 dosen dari 60 dosen yang mengajar bahasa Inggris dipilih menjadi responden dalam penelitian ini. Adapun instrument yang digunakan dalam pengambilan data adalah angket dan wawancara; angket terdiri atas 15 pertanyaan dan wawancara terdiri atas 5 pertanyaan. Kemudian, data yang diperoleh dianalisis berdasarkan analisis data deskriptif. Akhirnya, diperoleh kesimpulan bahwa program “mentoring dan supervision” memberikan manfaat dalam pengajaran bahasa Inggris. Adapun manfaat yang diperoleh adalah: (1) memberikan ilmu dan wawasan mengenai teknik dan trik mengajar yang menarik dan menyenangkan, (2) memberikan kesiapan guru dalam mengajar, dan (3) mempererat hubungan social sesama dosen di P2B IAIN Padangsidimpuan. 
MATCH AND MISMATCH BETWEEN STUDENTS’ LEARNING STYLES AND TEACHER’S TEACHING STYLES RELATED TO STUDENTS’ ENGLISH PROFICIENCY Sokhira Linda Vinde
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 3, No 01 (2015)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ee.v3i01.1288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi kesesuaian dan ketidaksesuaian antara gaya belajar siswa dan gaya mengajar guru dalam pembelajaran bahasa Inggris serta untuk melihat efek dari kesesuaian dan ketidaksesuaian tersebut terhadap kemampuan bahasa Inggris siwa. Penelitian ini merupakan studi kasus di slaha satu universitas. Responden penelitian ini terdiri dari seorang guru dan 32 siswa. Dalam hal pengumpulan data, penelitian ini menggunakan angket dan wawancara yang masing-masing diberikan kepada guru dan siswa yang dilanjutkan dengan observasi kelas. Kemudian data yang telah diperoleh  dianalisis berdasarkan prinsip data analisis interpretive dan empirical. Hasil penemuan dari penelitian ini adalah sebgaian besar siswa memiliki gaya belajar kinesthetic yang diikuti dengan gaya belajar visual, audio, dan verbal. Sebaliknya, gaya mengajar guru lebih dominan mengarah pada gaya mengajar verbal. Maka, dapat diasumsikan bahwa terdapat ketidaksesuaiain antara gaya belajar siswa dan gaya mengajar guru. Namun, ketidaksesuaian itu tidak memberikan efek negatif terhadap kemampuan siswa.