Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penelitian Kepuasan Pelanggan Penerbit Buku-Buku Islam (Tinjauan pada Segmen Pasar Mahasiswa ITB) Subroto, Budiarto; Wibowo, Radityo Harry
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 2, No 2 2003
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4015.892 KB)

Abstract

Industri penerbitan buku-buku islami ini, sebagaimana juga industry-industri lainnya, tidak bisa menghindar dari persoalan kepuasan pelanggan. Para pelanggan semakin cerdas dan menuntut kinerja produk atau jasa, yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan, agar melebihi level ekspetasi mereka. Kinerja atribut-atribut produk atau jasa yang prima semakin menjadi tuntutan oleh para pelanggan. Agar dapat bertahan dan bahkan dapat memperbesar volume pasar penerbitan buku-buku islami, salah satu cara yang dapat ditempuh adalah dengan mengetahui sejauh mana para pelanggannya selama ini terpuaskan oleh produk maupun jasa-jasa yang dikeluarkan oleh para penerbit yang ada dilingkup industry penerbitan buku –buku islami ini. Ada tujuan dalam melakukan pengukuran kepuasan pelanggan. Pertama adalah mendapatkan indeks kepuasan pelanggan sedangkan yang kedua untuk mendapatkan informasi mengenai prioritas perbaikan dalam upaya peningkatan kepuasan pelanggan. Untuk mencapai tujuan diatas dalam penelitian ini digunakan diagram kinerja kepuasan derajat kepentingan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Era Intermedia, Gema Insani Press serta Rabbani Press memiliki nilai kinerja kepuasan pelanggan 1.60 yang berarti lebih dibandingkan Syaamil Cipta Media dan Mizan yang memiliki nilai kinerja kepuasan pelanggan 1.19. Sedangkan attribute kepuasan pelanggan yang perlu diprioritaskan untuk diperbaiki kinerjanya adalah sebagai berikut: Syaamil Cipta Media perlu diperbaiki harganya, Era intermedia perlu diperbaiki estetika serta kemudahan dan kenyamanan pembelian, Gema Insani Press perlu diperbaiki estetikanya, Mizan perlu diperbaiki harga dan keawetannya, sedangkan Rabbani Press perlu diperbaiki estetikanya. Katakunci: Pelanggan, Kepuasan Pelanggan, Attribut Kepuasan Pelanggan, Diagram Kinerja Kepuasan Derajat Kepentingan
Persepsi Petani terhadap Kinerja Pupuk Phonska dan Implikasi terhadap Program Pemasarannya Subroto, Budiarto; Koeshartono, ,
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 3, No 1 2004
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4198.28 KB)

Abstract

Pupuk Phonska merupakan pupuk majemuk NPK yang dihasilkan PT Petrokimia Gresik dan masuk pasar mulai bulan agustus 2000. Dalam perkembangannya, penjualan Phonska masih rendah yaitu hanya mencapai 28% dari kapasitas produksi pada tahun 2002, hal ini karena posisi Phonska di pasar masih dalam tahap perkenalan pada posisi product life cycle, yang dicirikan dari perkembangan rendahnya nilai penjualan dan posisi rugi yang diterima perusahaan serta besarnya usaha-usaha yang diperlukan dalam rangka memperkenalkan produk. Posisi preferensi konsumen terhadap Phonska perlu diteliti dan dianalisis. Analisis yang digunakan untuk mengukur preferensi konsumen didapatkan melalui pengukuran gap antara harapan dan persepsi (Performance) dan bobot kepentingan (Importance) dari tiap-tiap atribut produk. Dari diagram Importance-Performance diperoleh letak tiap-tiap atribut dari dimensi produk, harga, distribusi , dan promosi (4P) dan dimensi people/ pemasar, proses, dan physical evidence (3P). Dari hasil penelitian juga diperoleh indeks Kepuasan konsumen secara keseluruhan sebesar 82,02% dan menghasilkan gap yang terbesar pada dimensi harga sebesar 1,46. Program pemasaran sebagai upaya memperbaiki performance atribut produk yang diprioritaskan pada Kuadran I diagram importance-performance, yaitu meliputi atribut-atribut harga terjangkau (B1), Fasilitas kredit disediakan (B2), ketersediaan barang selalu ada (C2), Tersediannya demonstrasi plot/area (D1), Sosialisasi temu pelanggan (D2), Program kemitraan (D5), Pemberian undian berhadiah (D8), dan Pemberian barang-barang promosi (D9), diharapkan berdampak pada peningkatan penjualan Phonska.