Dina Khairiah
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perkembangan Fisik, Intelegensi, Emosi dan Bahasa AUD Dina Khairiah
Al Athfal : Jurnal Kajian Perkembangan Anak dan Manajemen Pendidikan Usia Dini Vol 1 No 1 (2018): Al-Athfal, Vol. I, No. 1, Januari-Juni, 2018
Publisher : STAINU Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pada anak usia dini mencakup berbagai aspek. Secara umum, aspek perkembangan anak usia dini yang mencakup perkembangan fisik, sosial, emosi, bahasa, kognitif dan inteligensi. Perkembangan yang menjadi pembahasan disini bagaimana perkembangan fisik, inteligensi, emosi dan bahasa pada anak usia dini. Perkembangan fisik yang terlihat sebenarnya sesuai pada umur anak seperti pertumbuhan gigi,perkembangan tinggi dan berat badan anak, perkembangan inteligensi untuk melihat bagaimana kemampuan inteligensi (kecerdasan) dimasa anak, bagaimana emosi anak ketika lebih dominan atau berpengaruh pada orang yang dekat dengan anak, bagaimana perkembangan bahasa anak yang mengalami tahap-tahap sehingga menuju proses yang kompleks. Dimulai dari perkembangan dari segi postur tubuh, perkembangan inteligensi anak yang mengalami IQ diatas atau dibawah rata-rata, perkembangan emosi yang lebih dominan pada rasa senang, sedih, gelisah, dan terluka. Perkembangan bahasa yang pada awalnya mengalami keterlambatan dalam berbicara menuju proses sempurna dalam memahami bahasa orang disekitarnya. Dalam hal ini sebagai bahan renungan bagi guru bagaimana mengembangkan perkembangan-perkembangan tersebut.
Assesmen Perkembangan Sosio-emosional Anak usia Dini Dina Khairiah
Al Athfal : Jurnal Kajian Perkembangan Anak dan Manajemen Pendidikan Usia Dini Vol 1 No 2 (2018): Al-Athfal, Vol. I, No. 2, Juli-Desember, 2018
Publisher : STAINU Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan sosio-emosional anak merupakan perkembangan yang menceritakan perkembangan sosial dan emosi anak. perkembangan sosial anak yakni perkembangan tingkah laku anak dalam menyesuaikan aturan-aturan yang berlaku dilingkungan anak berada. Perkembangan emosional anak diartikan sebuah keadaan yang kompleks dapat berupa perasaan ataupun getaran jiwa yang ditandai oleh perubahan biologis yang muncul menyertai terjadinya suatu perilaku. Sehingga perkembangan sosial berkaitan erat dengan emosional anak karena ekspresi yang ditampilkan anak berkaitan dengan sikap sosial anak menjadikan sikap atau tingkah laku itu muncul. Assemen/penilaian dilakukan untuk melihat aspek perkembangan sosio-emosional anak apakah sudah tercapai atau belum. Proses penilaian ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari proses pembelajaran dan bersifat menyeluruh (holistik) yang mencakup semua aspek perkembangan anak didik baik aspek sikap, ilmu pengetahuan maupun keterampilan. Agar tujuan penilaian tersebut tercapai, guru hendaknya memiliki pengetahuan berbagai metode dan teknik penilaian seperti; teknik penilaian observasi, percakapan, catatn anekdot dan catatsn spesimen, sehingga memiliki keterampilan memilih dan menggunakan dengan tepat metode dan teknik yang dianggap paling sesuai dengan tujuan dan proses pembelajaran, serta pengalaman belajar yang telah ditetapkan.
PENINGKATAN KREATIVITAS ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI MEDIA KERTAS KOKORU DI TK IT AL-IKHSAN PADANGMATINGGI, KOTA PADANGSIDIMPUAN. Wardani, Syifa; Hamidah; Dina Khairiah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.10521

Abstract

This study aims to improve the creativity of children aged 5–6 years through the use of kokoru paper media at TK IT Al-Ikhsan Padangmatinggi, Padangsidimpuan City. The research was motivated by the low level of children’s creativity, particularly in expressing ideas, imagination, producing varied works, and showing confidence in presenting their creations. This study employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The research subjects were 15 children in group B. Data were collected through observation sheets, documentation, and assessment of children’s work, and analyzed descriptively using percentage calculations based on the Minimum Mastery Criteria (MMC ≥ 80). The results showed an increase in creativity achievement from 33.33% in the pre-cycle to 60% in cycle I, and significantly increased to 86.67% in cycle II. These findings indicate that kokoru paper media is effective in enhancing early childhood creativity and can be used as an engaging and meaningful learning medium.
PENGARUH PERMAINAN PUZZLE TERHADAP BERPIKIR LOGIS PADA ANAK USIA 5 TAHUN DI TK KARTIKA 1-49 KOTA PADANGSIDIMPUAN Iffatul Fauza; Abdul Sattar Daulay; Dina Khairiah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.11080

Abstract

Penelitian ini berawal dari permasalahan rendahnya kemampuan berpikir logis pada anak usia dini, khususnya anak usia 5 tahun di TK Kartika 1-49 Kota Padangsidimpuan. Observasi awal menunjukkan bahwa banyak anak masih kesulitan mengenali pola sederhana, mencocokkan bentuk, serta menyusun potongan gambar menjadi bentuk yang utuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana permainan puzzle dapat mempengaruhi kemampuan berpikir logis anak usia 5 tahun. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen, melibatkan 36 anak yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data diperoleh melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari permainan puzzle terhadap peningkatan kemampuan berpikir logis anak. Hal ini dibuktikan melalui hasil uji t, di mana t hitung sebesar 5,286 melebihi nilai t tabel 2,120 pada taraf signifikansi 0,05. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa permainan puzzle secara signifikan mampu meningkatkan kemampuan berpikir logis anak usia 5 tahun di TK Kartika 1-49 Kota Padangsidimpuan.