Andri Afriani
STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap keterampilan proses sains Andri Afriani
Jurnal Al-Muta`aliyah : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 4 No. 1 (2019): Pendidikan dan Pendidikan Dasar
Publisher : LP2M STAI Darul Kamal NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.59 KB)

Abstract

Model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat diartikan sebagai metode mengajar yang memungkinkan siswa untuk melakukan identifikasi masalah, mendefinisikan hipotesis, perumusan masalah, pengumpulan data, verifikasi hasil, dan generalisasi ke gambar menuju kesimpulan. Akan tetapi, guru membuat masalah dan mengelompokkannya ke dalam pertanyaan sederhana dan bahkan membimbing siswa dalam langkah-langkah yang harus diambil siswa untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan. Keterampilan proses sains terbagi ke dalam dua kategori yaitu keterampilan dasar dan keterampilan yang terintegrasi. Keterampilan proses dasar meliputi mengamati, menyimpulkan, mengukur, mengomunikasikan, mengklasifikasi, memprediksi, menggunakan hubungan ruang waktu dan menggunakan nomor. Keterampilan proses yang terintegrasi meliputi variabel pengendali, mendefinisikan secara operasional, merumuskan hipotesis, merumuskan model, menafsirkan data dan bereksperimen. Sehingga sangat berkesesuaian jika model pembelajaran inkuiri terbimbing dilaksanakan oleh guru untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Dengan melaksanakan pengidentifikasian masalah, perumusan masalah, dan membuat hipotesis dalam pembelajaran maka siswa mampu dilatih keterampilan proses yang berkaitan dengan mengamati, memprediksi, dan merumuskan hipotesis. Dengan melaksanakan pengumpulan data, verifikasi hasil, dan generalisasi dalam pembelajaran maka mampu melatih keterampilan proses yang berkaitan dengan merumuskan model, bereksperimen, mengamati, mengukur, menafsirkan data, mengklasifikasi, mengomunikasikan, dan menyimpulkan. Sehingga, sangat diyakini bahwa jika model pembelajaran inkuiri terbimbing dilaksanakan dengan baik maka dapat meningkatkan keterampilan proses sains siswa.