Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efek Pemberian Ekstrak Temulawak (Curcuma Xanthorrhiza Roxb) terhadap Daya Hambat Pertumbuhan Staphylococcus Aureus dan Escherichia Coli secara In Vitro Alexander Dicky; Ety Apriliana
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol 1, No 2 (2016): JK UNILA
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jk unila.v1i2.1632

Abstract

Prevalensi penyakit infeksi di Indonesia masih tergolong tinggi dan menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Salah satu penyebab penyakit infeksi adalah bakteri. Antibiotik adalah terapi yang digunakan untuk melawan bakteri. Ekstrak etanol temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) memiliki berbagai manfaat, salah satunya sebagai antimikroba karena kandungan kurkumin dan minyak atsiri dalam temulawak dapat menghambat dan membunuh pertumbuhan bakteri. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui efek pemberian ekstrak etanol temulawak terhadap daya hambat pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escherichia coli secara in vitro. Dengan menggunakan metode kirby bauer disk diffusion, ekstrak etanol temulawak dengan konsentrasi 10%, 15%, 20%, 25%, 30%, 40%, 80%, 100%, kontrol negatif (akuades steril)dan kontrol positif (kloramfenikol) ditanam dalam Muller Hinton Agar berisi bakteri, diinkubasi dan diukur zona hambat yang terbentuk. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa ekstrak etanol temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) memiliki daya hambat terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli pada semua konsentrasi uji. [JK Unila. 2016; 1(2)]Kata kunci: antibakteri, Curcuma, daya hambat, Escherichia coli, Staphylococcus aureus