Prasetya Perwira Putra Perdana
Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH)

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perancangan Purwarupa Pengatur Suhu Otomatis pada Inkubator Penetasan Telur Ayam Menggunakan Arduino Uno dan Sensor Suhu IC LM 35 Deny Nusyirwan; Muhammad Fahrudin; Prasetya Perwira Putra Perdana
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 3, No 1 (2019): JAST EDISI JUNI 2019
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.056 KB) | DOI: 10.33366/jast.v3i1.1315

Abstract

The development of electronic technology has created an ease in doing work especially those that require a long time as an example is the chicken egg incubator technology. If carried out manually, the chicken farmer must manually transfer the eggs, monitor the temperature set by the hour or set the expected temperature by experimenting many times. By using an automatic temperature controller, the farmer only needs one time to put the egg and put the sensor in the egg incubator. This study will discuss hardware and software which includes how to design a control device on a manually-controlled egg incubator for automatic control which consists of Arduino uno, a lamp as a heat source, a heat sensor, an LCD screen as an actual temperature sensor reader and fan as a room temperature stabilizer. From the results of testing the tool can function properly, ie the temperature is set to 38oC, if it exceeds the heat 38oC, the fan will turn on to stabilize the temperature to 38oC.ABSTRAKPerkembangan teknologi elektronika telah menciptakan suatu kemudahan dalam melakukan pekerjaan terutama yang membutuhkan waktu yang lama sebagai contoh adalah teknologi penetas telur ayam. Jika dilaksanakan secara manual maka peternak ayam harus melakukan pemindahan telur secara manual, memantau keadaan suhu yang ditetapkan per jam atau mengatur suhu yang diharapkan dengan melakukan percobaan berkali-kali. Dengan menggunakan alat pengatur suhu otomatis maka peternak hanya memerlukan waktu sekali saja yaitu meletakkan telur dan meletakkan sensor dalam inkubator telur. Penelitian ini akan membahas tentang perangkat keras dan perangkat lunak yang meliputi Bagaimana merancang alat kontrol pada inkubator penetas telur yang terbuat secara manual kontrolnya menjadi kontrol otomatis yang terdiri dari Arduino uno, lampu sebagai sumber panas, sensor panas, layar LCD sebagai pembaca sensor suhu aktual dan kipas sebagai penstabil suhu ruangan. Dari hasil pengujian alat dapat berfungsi dengan baik yaitu suhu dibuat set point 38oC, jika melebihi panasnya 38oC maka kipas akan hidup untuk menstabilkan suhu menjadi 38oC. Kata Kunci : perancangan; sensor suhu; arduino; penetas telur ayam
Purwarupa Ruang Tunggu Pintar Berbasiskan Mikrokontroler Sebagai Solusi Keamanan Siswa Setelah Pulang Sekolah Deny Nusyirwan; Muhammad Abyan Fadillah; Prasetya Perwira Putra Perdana
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 4, No 2 (2020): EDISI DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v4i2.1786

Abstract

ABSTRAKRevolusi industri saat ini sudah merambah ke semua bidang, bahkan saat ini bidang pendidikan juga merupakan salah satu bidang yang menjadi prioritas untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah dengan dukungan teknologi. Dari hasil observasi, curahan gagasan dan  diskusi maka ditemukan sebuah permasalahan utama di lingkungan sekolah yaitu tingkat keamanan siswa setelah selesai jam pelajaran di sekolah. Adapun masalah perlu diperhatikan, adalah sebuah permasalahan yang serius bagi siswa dan pihak sekolah apabila terjadi peristiwa berupa kecelakaan lalu lintas pada siswa untuk sekolah yang berlokasi berdekatan dengan jalan raya, penculikan, pencurian barang berharga. Selain hal keamanan tersebut, kenyamanan siswa yang masih perlu diperhatikan setelah selesai pelajaran ketika menunggu penjemputan dari orang tua atau menggunakan transportasi umum. Berdasarkan permasalahan tersebut, diusulkan sebuah terobosan yang dapat menjadi solusi sekaligus dapat menjadi tolak ukur dan kemajuan bidang industri di dalam dunia pendidikan, yaitu ruang tunggu pintar untuk siswa sekolah. Adapun teknologi yang dipergunakan adalah sistem penampilan nama siswa pada LCD dengan menggunakan input dari RFID dan Keypad. Siswa yang berada pada ruang tunggu akan menempelkan kartu RFID pada RFID Reader,  maka Arduino akan menampilkan sebuah kode unik pada LCD yang hanya dapat diketahui oleh masing-masing orang tua yang sedang menunggu anaknya. Selain itu terdapat matrix key 4x4, dimana setiap siswa sekolah yang berada di ruang tunggu pintar dapat di masukkan nomor induk siswa, apabila nomor induk siswa tersebut benar maka pada LCD akan menampilkan nama dari siswa tersebut. Kata Kunci : arduino, ruang tunggu, sekolah, siswaABSTRACTThe industrial revolution 4.0 has penetrated all fields. Even now, the education sector is also one of the priority areas to improve the quality of education in schools with technological support in the world of education. From the observations, the outpouring of ideas and discussions found a significant problem in the school environment, namely the level of security and comfort of students after school hours. Problems need to be considered; It is a severe problem for students and the school in a traffic accident at a school located near the highway, kidnapping school children, and theft of valuables. Besides, this is also the comfort of students who still need to be considered after school when waiting for parents or using public transportation. Based on these problems, researchers propose a breakthrough that can be a solution and can be a benchmark and progress in the industry in education, namely a smart waiting room for school students. The technology used is the student name display system on the LCD by using RFID and Keypad input. Students in the waiting room will attach an RFID card to the RFID Reader, and then the Arduino will display a unique code on the LCD that can only be known by each parent who is waiting for his child. Also, there is a 4x4 matrix key, where each student in the smart waiting room can enter the student's parent number. If the student's number is correct then the LCD will display the student's name.
Perancangan Gelpi (Gelang Piket) Berbasiskan Arduino Uno Sebagai Pengingat Jadwal Piket Siswa Sekolah Dasar Deny Nusyirwan; Lilis Agustina Sinaga; Prasetya Perwira Putra Perdana
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 3, No 2 (2019): EDISI DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.637 KB) | DOI: 10.33366/jast.v3i2.1331

Abstract

ABSTRAKSebagian besar dari fasilitas sekolah terdiri dari ruangan-ruangan yang dimanfaatkan untuk  kegiatan belajar yang dihadiri oleh siswa dan guru. Ruangan tersebut terdiri dari bangku siswa, meja guru dan beberapa fasilta penunjang seperti lemari untuk menyimpan buku dan hasil karya siswa. Selain sampah yang juga terdapat di dalam kelas, tata letak bangku juga terkadang sudah tidak sesuai setelah jam pelajaran selesai. Sekolah biasanya akan dilengkapi dengan petugas penjaga yang akan membantu dalam hal kebersihan dan kerapian ruangan, namun sudah menjadi kebiasaan di sekolah, wali kelas membentuk jadwal piket yang tediri dari siswa yang bertugas untuk membersihkan dan merapikan ruangan setelah jam pelajaran selesai. Dari hasil pengamatan dapat ditemukan tidak semua siswa yang sudah mendapatkan tugas piket melakukan tugasnya, oleh sebab itu diusulkan sebuah inovasi berbasiskan teknologi yang bernama Gelpi (Gelang Piket) yang berfungsi sebagai pengingat. Gelpi akan diberikan kepada siswa yang mendapatkan jadwal piket di kelas tertentu dan hari tertentu sebelum jam pelajaran terakhir selesai. Teknologi ini mengintegrasikan perangkat mikrokontroler Arduino Uno sebagai pusat pengelolaan informasi, buzzer, LCD  yang akan menampilkan pesan  dan RTC (Real Time Clock) sebagai pengatur waktu. Penelitian dimulai dengan pendekatan Double Diamand yang diperkenalkan oleh British Design Council, yaitu memulai proses perancangan dengan social research yang bertujuan untuk dapat menghasilkan inovasi berbasis teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat setempat. Setelah mendapatkan solusi utama, maka akan dilanjutkan dengan pembuatan sederhana yang akan dipergunakan untuk uji fungsi dan manfaat bersama calon pengguna. Dari hasil pengujian bersama calon pengguna, didapatkan bahwa purwarupa yang berbentuk seperti jam tangan tidak mengganggu siswa, karena siswa pada umumnya sudah mempergunakan jam tangan ketika di sekolah. Fungsi pengingat sangat membantu siswa menghindari kelupaan terkait jadwal piket. Dan pada akhirnya tugas guru akan menjadi lebih mudah karena tidak perlu mengingatkan siswa setiap hari setelah jam pelajaran terahir.Kata Kunci : sekolah; siswa; arduino; buzzer; RTCABSTRACTMost of the school facilities consist of rooms that are used for learning activities attended by students and teachers. The room consists of a student bench, a teacher's desk and several supporting facilities such as a cupboard to store books and student work. In addition to garbage that is also present in the classroom, the bench layout is also sometimes not suitable after the lesson is over. Schools will usually be equipped with guard officers who will assist in the cleanliness and tidiness of the room, but it has become a habit in school, homerooms form a picket schedule consisting of students who are tasked with cleaning and tidying up the room after class hours. From the results of the observations, it can be found that not all students who have received picket assignments do their job, therefore a technology-based innovation called Gelpi (Picket Bracelet) is proposed that serves as a reminder. Gelpi will give to students who get picket schedules in certain classes and certain days before the last lesson hours are completed. This technology integrates Arduino Uno microcontroller devices as a center for information management, buzzer, LCD that will display messages and RTC (Real Time Clock) as a timer. The research began with the Double Diamand Design Process of the United Kingdom Design Council, which began the design process with social research that aims to be able to produce technology-based innovations that benefit the community. After getting the main solution, it will be followed by a simple manufacture that will be used to test the functions and benefits with prospective users. Based on the results of testing with prospective users, obtained from prototype that form watches that are not opened by students, because students in general already use compilation watches at school. A reminder function that is very helpful for students who are opposed to forgetfulness related to picket schedules. And finally the task of the teacher will be easier because there is no need for students every day after the last lesson.