Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN TEKNOLOGI USAHATANI CABAI MERAH DI DESA BOCEK KECAMATAN KARANGPLOSO KABUPATEN MALANG Dwi Prastyanto; Farah Mutiara; A. Yusuf Kholil
OPTIMA Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/optima.v6i1.3049

Abstract

ABSTRAK Teknologi berkembang dengan pesat disemua bidang termasuk bidang pertanian. Perkembangan teknologi tentunya berdampak pada kemampuan produksi komoditas pertanian seperti padi, jagung, kedelai, buah, komoditas perkebunan, bawang dan cabai. Produksi pada komoditas unggulan perlu dipertahankan dan ditingkatkan agar produksi cabai merah di Desa Bocek tidak mengalami penurunan dan mampu mendukung swasembada pangan. Peneliti menilai bahwa terdapat permasalahan penerapan teknologi usahatani cabai merah yang sesuai GAP (Good Agricultural Practices) belum diterapkan secara opsional dan skala usaha relatif masih kecil karena sempitnya kepemilikan lahan. Oleh karena itu penerapan teknologi yang dilakukan oleh petani perlu diukur agar diketahui sejauh mana nilai tingkat penerapan teknologi usahatani cabai merah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penerapan teknologi usahatani cabai merah di Desa Bocek Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks penerapan teknologi rata-rata sebesar 84,05%, sehingga interpretasi nilainya tergolong sangat baik.(Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia. Terdiri atas satu paragraf, dan menggambarkan keseluruhan isi naskah yang terdiri dari pendahuluan, tujuan, metode, dan hasil. Ditulis menggunakan huruf Garamond 12 pt, 1 spasi. Kata kunci dicantumkan di bawah abstrak, tiga sampai lima kata,diurutkan berdasarkan abjad. Jumlah kata tidak melebihi 150-200 kata, tidak ada kutipan dan singkatan/akronim. )
Efisiensi Alokatif Produksi Apel di Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan Farah Mutiara; A Yusuf Kholil
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2023.007.01.32

Abstract

Upaya peningkatan produksi apel bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani. Petani dihadapkan suatu masalah yaitu tidak efisiennya dalam penggunaan segala faktor produksi pada proses pembudidayaan apel mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan sampai panen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efisiensi alokatif produksi apel di Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Responden pada penelitian ini adalah petani apel di Desa Andonosari yang melaksanakan budidaya tanaman apel berjumlah 900 orang. Berdasarkan ketentuan penetapan sampel secara acak minimal 15 % populasi dari jumlah petani di atas dipilih 60 petani secara acak. Jenis data yang digunakan pada penelitian adalah data primer dan data pendukung. Metode analisis data menggunakan metode kuantitatif dan analisis efisiensi alokatif dengan model fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor produksi luas lahan, bibit, pupuk kandang, tenaga kerja, dan pestisida tidak efisien secara alokatif dengan nilai efisiensi alokatif sebesar 0,024, 0,272, 0,962, 0,226, dan 0,575. Efisiensi secara alokatif dapat dicapai oleh petani dengan cara melakukan pengurangan penggunaan input produksi (luas lahan, bibit, pupuk kandang, tenaga kerja, dan pestisida).
Factors Affecting the Income Curly Red Chili Farmers in Bocek Village, Karangploso Sub-District, Malang Regency Zainol Arifin; Retno Ayu Novitawati; Farah Mutiara
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 5 (2024): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i5.6588

Abstract

Bocek Village. once produced 1.650 tons of red chillies in 2017. However. the problem that farmers often complain about is price fluctuations. which affect farmers' income. Other factors are land area. production yields. and production costs. The purpose of this study was to analyze the level of income. feasibility and factors that influence red chili farming income. This research is a descriptive-quantitative study with a population of 207 farmers and a sample of 37 farmers determined through simple random sampling through a questionnaire instrument and analyzed using the revenue formula (total revenue = production obtained x selling price). production cost formula (total cost = fixed cost + variable cost) . the revenue formula (revenue = total revenue – total cost). and the feasibility formula (R/C). The results of the study stated that the average level of red chili farming income at the research location was 129.609.150 per year. This was obtained from an average total revenue of 178.647.297 and an average total production cost of 49.038.147 per season or per year. Furthermore. the results of this farming feasibility assessment were declared feasible based on the value of the ratio of revenues and production costs of 3.64> 1.