Guru diwajibkan membuat RPP yang lengkap dan sistematisagar pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif,menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untukberpartisipasi aktif, serta memberikan peluang yang cukupbagi prakarsa, kreaifitas, dan kemandirian sesuai denganbakat, minat dan perkembangan fisik serta psikologi pesertadidik. Model ini untuk memenuhi tuntutan PeraturanMenteri Pendidikan Nasional nomor 41 tahun 2007,selanjutnya dalam penelitian ini disebut RPP Inovatif,merupakan hal baru bagi guru.. Guru diwajibkan untukmelaksanakan pembelajaran yang meliputi proses eksplorasi,elaborasi dan konfirmasi untuk mengubah paradigmapendidikan yaitu dari paradigma pengajaran ke paradigmapembelajaran. Sebuah kendala bagi guru, karena harusmeninggalkan strategi pembelajaran yang berpusat padaguru (teacher centre oriented) ke strategi pembelajaran yangberpusat pada siswa (student centre oriented). Manfaatpenelitian ini, khususnya bagi guru-guru yang menjadisubjek penelitian, adalah meningkatnya komitmen dankemampuan guru. Sehingga dapat membuat RPP Inovatifuntuk memenuhi tuntutan Peraturan Menteri PendidikanNasional nomor 41 tahun 2007 dan memudahkan gurudalam menghadapi sertifikasi. Manfaat dalam memeperkayapola-pola pembinaan guru adalah pola Kerja Praktek yangefektif dan efisien. Metode Penelitian ini adalah PenelitianTindakan dengan model Stephen Kemmis. Strategi KerjaPraktek dengan Teknik Umpan Balik, dirancang dalam 3(tiga) siklus. Hasil penelitian : 1). Terjadinya peningkatankomitmen guru-guru menyusun RPP inovatif, yaitusebanyak 94% guru-guru mampu mencapai nilai 4,00-5,00dalam skala 1-5, dan 2). Terjadinya peningkatan kemampuanguru-guru menyusun RPP Inovatif, yaitu sebanyak 88% gurumampu mencapai nilai 4,00-5,00 dalam skala 1-5.Kesimpulan penelitian ini, bahwa Strategi Kerja Praktekdengan Teknik Umpan Balik dapat meningkatkan kinerjaguru-guru SMPN 7 Tambusai Kabupaten Rokan Hulu dalammenyusun RPP Inovatif.