Muhammad Yusha Akbar
Universitas Lampung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Madu Terhadap Hepar Mencit yang Terpapar Asap Muhammad Yusha Akbar
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 9 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v12i2.442

Abstract

Madu merupakan salah satu bahan makanan manusia yang dihasilkan oleh lebah. Madu merupakan bahan makanan yang istimewa dan memiliki nilai gizi yang tinggi, madu telah terbukti dapat digunakan sebagai obat luka bakar dan sebagai antioksidan. Secara lebih speifik dan madu dapat digunakan untuk mencegah kerusakan hepar akibat obstruksi duktus biliaris komunis maupun akibat kista sistiserkus dalam hati. Madu diketahui memiliki kandungan asam organik, mineral, vitamin, serta kaya akan zat-zat aktif yang berperan sebagai antioksidan yang dapat melindungi hepar dari kerusakan. penelitian juga menegaskan bahwa antioksidasiphenolic yang ada dalam madu sangat efektif sehingga menambah ketahanan tubuh untuk melawan stres oksidatif Asap rokok mengandung 4000 jenis zat organik dan asap rokok dapat menjadi radikal bebas yang bisa menimbulkan stress oksidatif dan merusak jaringan normal. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah true experimental dengan rancangan post test only controlled group design menggunakan 30 ekor mencit jantan, hasil yang didapatkan pemberian madu berpengaruh terhadap gambaran mikroskopis hepar mencit jantan yang diberi paparan asap rokok namun hasil uji statistik tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna antara kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan variasi dosis berbeda.
Pengaruh Madu Terhadap Hepar Mencit yang Terpapar Asap Muhammad Yusha Akbar
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 9 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v12i2.442

Abstract

Madu merupakan salah satu bahan makanan manusia yang dihasilkan oleh lebah. Madu merupakan bahan makanan yang istimewa dan memiliki nilai gizi yang tinggi, madu telah terbukti dapat digunakan sebagai obat luka bakar dan sebagai antioksidan. Secara lebih speifik dan madu dapat digunakan untuk mencegah kerusakan hepar akibat obstruksi duktus biliaris komunis maupun akibat kista sistiserkus dalam hati. Madu diketahui memiliki kandungan asam organik, mineral, vitamin, serta kaya akan zat-zat aktif yang berperan sebagai antioksidan yang dapat melindungi hepar dari kerusakan. penelitian juga menegaskan bahwa antioksidasiphenolic yang ada dalam madu sangat efektif sehingga menambah ketahanan tubuh untuk melawan stres oksidatif Asap rokok mengandung 4000 jenis zat organik dan asap rokok dapat menjadi radikal bebas yang bisa menimbulkan stress oksidatif dan merusak jaringan normal. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah true experimental dengan rancangan post test only controlled group design menggunakan 30 ekor mencit jantan, hasil yang didapatkan pemberian madu berpengaruh terhadap gambaran mikroskopis hepar mencit jantan yang diberi paparan asap rokok namun hasil uji statistik tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna antara kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan variasi dosis berbeda.