Juda Julia Kristiarini
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Guna Bangsa Yogyakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Senam Dismenore dan Musik Klasik Terhadap Penurunan Dismenore Pada Remaja Nurmala Djimbula; Juda Julia Kristiarini; Yustina Ananti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 11 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v11i1.754

Abstract

Background: Dysmenorrhea is pain or cramps in the lower abdomen during menstruation. The impact of dysmenorrhea that occurs in adolescents can interfere with daily activities. Efforts to overcome dysmenorrhea can be made pharmacologically and non-pharmacologically. Providing dysmenorrhea exercise therapy and Mozart classical music can help reduce pain non-pharmacologically. Objective: This study analyzed the effectiveness of dysmenorrhea exercise and classical music in reducing dysmenorrhea in adolescents. Method: quasi-experiment with two groups pretest-posttest design. Using purposive sampling, the number of samples was 92 people, which were divided into 46 dysmenorrheal gymnastics teenagers and 46 classical music teenagers. Data analysis using Wilcoxon and Mann-Whitney. Results: Wilcoxon test obtained an average before and after dysmenorrhea exercise -a value of 0.000 <0.05, and classical music -a value of 0.000 <0.05. based on the Mann-Whitney test, it was found that the average after being given dysmenorrhea exercise and classical music showed a -value (0.313 > 0.05), meaning that there was no significant difference in the decrease in dysmenorrhea between gymnastics and classical music after being given treatment to adolescent girls. Conclusion: Dysmenorrhea gymnastics and classical music are equally effective in reducing dysmenorrhea.
Efektivitas Senam Dismenore dan Musik Klasik Terhadap Penurunan Dismenore Pada Remaja Nurmala Djimbula; Juda Julia Kristiarini; Yustina Ananti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 11 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v11i1.754

Abstract

Background: Dysmenorrhea is pain or cramps in the lower abdomen during menstruation. The impact of dysmenorrhea that occurs in adolescents can interfere with daily activities. Efforts to overcome dysmenorrhea can be made pharmacologically and non-pharmacologically. Providing dysmenorrhea exercise therapy and Mozart classical music can help reduce pain non-pharmacologically. Objective: This study analyzed the effectiveness of dysmenorrhea exercise and classical music in reducing dysmenorrhea in adolescents. Method: quasi-experiment with two groups pretest-posttest design. Using purposive sampling, the number of samples was 92 people, which were divided into 46 dysmenorrheal gymnastics teenagers and 46 classical music teenagers. Data analysis using Wilcoxon and Mann-Whitney. Results: Wilcoxon test obtained an average before and after dysmenorrhea exercise -a value of 0.000 <0.05, and classical music -a value of 0.000 <0.05. based on the Mann-Whitney test, it was found that the average after being given dysmenorrhea exercise and classical music showed a -value (0.313 > 0.05), meaning that there was no significant difference in the decrease in dysmenorrhea between gymnastics and classical music after being given treatment to adolescent girls. Conclusion: Dysmenorrhea gymnastics and classical music are equally effective in reducing dysmenorrhea.
Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Pada Wanisa Usia Subur (WUS) Di Wilayah Sono Lidia Febrianti; Indah Purnamasari; Juda Julia Kristiarini
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.623

Abstract

  Latar belakang: Pemilihan MKJP di Indonesia pengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari sisi individu, sosial dan layanan kesehatan. Beberapa faktor yang berhubungan dengan pemilihan kontrasepsi diantaranya adalah pengetahuan, tingkat pendidikan, usia, pekerjaan, sumber informasi dan dukungan suami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang pada wanita usia subur di Dusun Sono. Metode penelitian: Penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional dilakukan di Wilayah Sono dengan melibatkan 40 responden. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Data diperoleh melalui instrumen kuesioner yang telah dilakukan expert judgment. Data dianalisis secara univariat, bivariat dan multivariat menggunakan SPSS. Hasil: Mayoritas responden memilih MKJP karena ketersediaan kontrasepsi (35;87,5%), adanya dukungan suami (38;95%), adanya dukungan baik dari petugas kesehatan (35;87.5%), tidak ada efek samping (25;62,5%), umur kisaran 20-35 tahun (32;80%) dan rata-rata bekerja (27;67,5%). Faktor dukungan suami (p value: 0.001), efek samping (p value: 0.002) dan umur (p value: 0.001) dinilai sebagai faktor yang berpengaruh terhadap pemilihan MKJP. Sedangkan faktor lain tidak memiliki pengaruh secara signifikan. Simpulan: Pemilihan MKJP dipengaruhi oleh beberapa faktor meliputi dukungan suami, adanya efek samping serta umur. Tenaga kesehatan diharapkan dapat mempertimbangkan faktor tersebut dalam melaksanakan konseling dan edukasi untuk meningkatkan kesadaran dan minat WUS dalam menggunakan MKJP.