Dian Evelina Sahaya Ami
UKSW

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Profil Karakter Prokrastinasi Akademik pada Siswa SMP dalam Pembelajaran Matematika Dian Evelina Sahaya Ami; Tri Nova Hasti Yuniantaq
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.288 KB) | DOI: 10.31004/cendekia.v4i1.241

Abstract

Prokrastinasi akademik adalah sebuah tindakan seorang pelajar yang suka menunda-nunda pekerjaannya dan lebih memilih melakukan hal-hal yang lebih menarik baginya. Beberapa siswa di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 7 Salatiga menyatakan bahwa matematika mata pelajaran yang sulit sehingga membuat siswa kurang tertarik mengerjakan tugas-tugas yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang perilaku prokrastinasi akademik siswa SMP, mencari faktor-faktor yang menyebabkan siswa menunda-nunda mengerjakan tugas, dan dampak dari melakukan prokrastinasi akademik terhadap pembelajaran matematika. Penelitian ini merupakan jenis penelitian mix method (metode campuran) yaitu kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian adalah 30 siswa-siswi SMP yang mengikuti Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Pengambilan data dilakukan dengan siswa mengisi lembar kuesioner dan dilanjutkan dengan wawancara terhadap siswa yang memenuhi kriteria, yaitu dengan melihat hasil nilai yang telah diolah melalui lembar kuesioner. Instrumen dalam penelitian ini adalah diri sendiri. Instrumen pendukung yaitu kuesioner prokrastinasi akademik. Hasil penelitian mendapatkan bahwa jenis kelamin mengindikasikan ada kaitan pada karakter prokrastinasi akademik siswa dan usia tidak. Adapun alasan mengikuti OSIS bukan menjadi salah satu faktor siswa melakukan prokrastinasi. Dampak dari prokrastinasi yaitu siswa terganggu dalam belajar matematika, tugas menumpuk, tidak bisa mengerjakan tugas matematika dan tidak paham materi yang diajarkan oleh guru