Mushoddik Daulay
Universitas Muhammadiyah Prof.DR.Hamka

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

AKURASI ARAH KIBLAT MASJID DI KECAMATAN BEKASI UTARA (SURVEI LOKASI ARAH TERHADAP POSISI LOKASI KA’BAH) Mushoddik Daulay
Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL) Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL)
Publisher : Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.942 KB) | DOI: 10.29405/jgel.v2i2.1519

Abstract

Temuan awal di lapangan bangunan masjid yang ada di Bekasi sedang banyak yang melakukan renovasi atau perpindahan wujud bangunan dari mushollah ke masjid, dengan adanya hal dasar tersebut menarik untuk dikaji terkait keakurasiaan arah kiblat. Untuk itu, tujuan penelitian untuk mengetahui kondisi arah kiblat masjid di Kecamatan Bekasi Utara. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan studi kasus, yaitu penelitian yang dilakukan pada unit dan obyek tertentu. Alat yang digunakan yaitu Kompas (segitiga bola). Hasil penelitian yaitu: pertama, pengukuran terbagi menjadi 3 wilayah perumahan (18), non perumahan/kavling (9), dan sekolah (3). Berdasarkan keseluruhan bangunan ditemukan masjid pada lokasi banyak yang belum sesui arah kiblatnya pada wilayah perumahan. Kedua, adapun masjid yang belum akurat peneliti menyebut ada zona lebih (+) dan kurang(-). Zona tersebut di dapat karena ada ditemukan masjid yang kurang dari garis kiblat serta ada yang lebih. Zona (+) merupakan zona bangunan masjid khususnya pada shaf berlebih 0º > terdapat 3 masjid. Zona (-) merupakan zona bangunan yang terletak pada > 0º adapun masjid pada zona ini banyak ditemukan 15 masjid. Wilayah masjid pada zona kurang derajat akurasinya, bangunan tersebut secara fisik bangunan menghadap ke Barat. Ketiga, ketika dalam pelaksanaan penelitian ada pengurus juga yang sudah mengetahui hal tersebut, sehingga secara keilmuan mereka dapat memahami peran ilmu dan teknologi dalam menentukan lokasi dan arah. Maka dalam temuan dibeberapa 6 masjid shafnya sudah disesuaikan walaupun bangunan dikatagorikan tidak akurat. Berdasarkan hasil pengukuran maka Masjid di Bekasi Utara dari 30 Masjid hanya 12 masjid yang arahnya sudah tepat menghadap ke kiblat. Kata kunci: Akurasi Arah Kiblat, Masjid, Kecamatan Bekasi Utara
AKURASI ARAH KIBLAT MASJID DI KECAMATAN BEKASI UTARA (SURVEI LOKASI ARAH TERHADAP POSISI LOKASI KA'BAH) Mushoddik Daulay
Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL) Vol. 2 No. 2 (2018): Edisi Bulan Juli
Publisher : Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/jgel.v2i2.1519

Abstract

Temuan awal di lapangan bangunan masjid yang ada di Bekasi sedang banyak yang melakukan renovasi atau perpindahan wujud bangunan dari mushollah ke masjid, dengan adanya hal dasar tersebut menarik untuk dikaji terkait keakurasiaan arah kiblat. Untuk itu, tujuan penelitian untuk mengetahui kondisi arah kiblat masjid di Kecamatan Bekasi Utara. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan studi kasus, yaitu penelitian yang dilakukan pada unit dan obyek tertentu. Alat yang digunakan yaitu Kompas (segitiga bola). Hasil penelitian yaitu: pertama, pengukuran terbagi menjadi 3 wilayah perumahan (18), non perumahan/kavling (9), dan sekolah (3). Berdasarkan keseluruhan bangunan ditemukan masjid pada lokasi banyak yang belum sesui arah kiblatnya pada wilayah perumahan. Kedua, adapun masjid yang belum akurat peneliti menyebut ada zona lebih (+) dan kurang(-). Zona tersebut di dapat karena ada ditemukan masjid yang kurang dari garis kiblat serta ada yang lebih. Zona (+) merupakan zona bangunan masjid khususnya pada shaf berlebih 0º > terdapat 3 masjid. Zona (-) merupakan zona bangunan yang terletak pada > 0º adapun masjid pada zona ini banyak ditemukan 15 masjid. Wilayah masjid pada zona kurang derajat akurasinya, bangunan tersebut secara fisik bangunan menghadap ke Barat. Ketiga, ketika dalam pelaksanaan penelitian ada pengurus juga yang sudah mengetahui hal tersebut, sehingga secara keilmuan mereka dapat memahami peran ilmu dan teknologi dalam menentukan lokasi dan arah. Maka dalam temuan dibeberapa 6 masjid shafnya sudah disesuaikan walaupun bangunan dikatagorikan tidak akurat. Berdasarkan hasil pengukuran maka Masjid di Bekasi Utara dari 30 Masjid hanya 12 masjid yang arahnya sudah tepat menghadap ke kiblat. Kata kunci: Akurasi Arah Kiblat, Masjid, Kecamatan Bekasi Utara