Fadiarman Fadiarman
Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Prediksi Laju Erosi Menggunakan Metode USLE (Universal Soil Loss Equation) Di Desa Karang Tengah Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor Rendika Dwi Hariyanto; Tricahyono Nur Harsono; Fadiarman Fadiarman
Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL) Vol. 3 No. 2 (2019): Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL)
Publisher : Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.242 KB) | DOI: 10.29405/jgel.v3i2.3580

Abstract

Penelitian dilakukan di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor yang memiliki morfologi beragam, mulai dari daerah dataran rendah sampai pegunungan dengan ketinggian mencapai 800 mdpl. Wilyah penelitian memiliki kelerengan dari miring sampai curam yang sangat berpotensi untuk terjadinya erosi, dan ditambah dengan adanya perubahan penggunaan lahan yang intensif dari area hijau ke pertanian. Untuk itu, tujuan penelitian untuk memprediksikan besarnya laju erosi di wilayah penelitian menggunakan Metode USLE. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey dengan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lahan di wilayah penelitian dengan sampel adalah lahan yang diambil berdasarkan data kemiringan lereng, penggunaan lahan, dan jenis tanah. Penetapan lokasi sampling menggunakan area sampling, sedangkan analisa hasil data menggunakan metode USLE (Universal Loss Soil Equation) yaitu memberi skor pada setiap parameter lahan, sehingga diperoleh klasifikasi bahaya erosi berdasarkan perhitungan menggunakan metode USLE. Hasil penelitian diketahui bahwa lahan di wilayah penelitian mempunyai klasifikasi bahaya erosi sangat ringan pada satuan lahan PLL meliputi wilayah Dusun Wangun bagian Utara, satuan lahan SLL meliputi wilayah Dusun Wangun bagian Timur, dan satuan lahan HLM di wilayah Dusun Wangun bagian Barat. Satuan lahan yang memiliki bahaya erosi ringan yaitu satuan lahan PkLL diwilayah Dusun Wangun bagian Selatan dan Dusun Tegalluhur bagian Utara, dan satuan lahan yang memiliki bahaya erosi sedang yaitu satuan lahan HLAm.
Prediksi Laju Erosi Menggunakan Metode USLE (Universal Soil Loss Equation) Di Desa Karang Tengah Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor Rendika Dwi Hariyanto; Tricahyono Nur Harsono; Fadiarman Fadiarman
Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL) Vol. 3 No. 2 (2019): Edisi Bulan Juli
Publisher : Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/jgel.v3i2.3580

Abstract

Penelitian dilakukan di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor yang memiliki morfologi beragam, mulai dari daerah dataran rendah sampai pegunungan dengan ketinggian mencapai 800 mdpl. Wilyah penelitian memiliki kelerengan dari miring sampai curam yang sangat berpotensi untuk terjadinya erosi, dan ditambah dengan adanya perubahan penggunaan lahan yang intensif dari area hijau ke pertanian. Untuk itu, tujuan penelitian untuk memprediksikan besarnya laju erosi di wilayah penelitian menggunakan Metode USLE. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey dengan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lahan di wilayah penelitian dengan sampel adalah lahan yang diambil berdasarkan data kemiringan lereng, penggunaan lahan, dan jenis tanah. Penetapan lokasi sampling menggunakan area sampling, sedangkan analisa hasil data menggunakan metode USLE (Universal Loss Soil Equation) yaitu memberi skor pada setiap parameter lahan, sehingga diperoleh klasifikasi bahaya erosi berdasarkan perhitungan menggunakan metode USLE. Hasil penelitian diketahui bahwa lahan di wilayah penelitian mempunyai klasifikasi bahaya erosi sangat ringan pada satuan lahan PLL meliputi wilayah Dusun Wangun bagian Utara, satuan lahan SLL meliputi wilayah Dusun Wangun bagian Timur, dan satuan lahan HLM di wilayah Dusun Wangun bagian Barat. Satuan lahan yang memiliki bahaya erosi ringan yaitu satuan lahan PkLL diwilayah Dusun Wangun bagian Selatan dan Dusun Tegalluhur bagian Utara, dan satuan lahan yang memiliki bahaya erosi sedang yaitu satuan lahan HLAm.
PENDIDIKAN INKLUSIF UNTUK PENYANDANG DISABILITAS DALAM MITIGASI BENCANA ALAM DI JAKARTA TIMUR Amelia Juliana Savitri; M.B. Ali Sya’ban; Fadiarman Fadiarman
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 12, No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v12i2.24962

Abstract

Abstrak: Indonesia sering mengalami bencana alam yang mengganggu tatanan kehidupan masyarakat. Jakarta Timur menjadi daerah yang terdampak bencana alam. Bencana alam seringkali menimpa kelompok penyandang disabilitas yang menjadi kelompok rentan terhadap bencana. Hal ini dikarenakan penyandang disabilitas kurang mendapatkan pendidikan mitigasi bencana dan persiapan secara individual. Minimnya pengetahuan mitigasi bencana bagi kelompok disabilitas menyebabkan mereka memiliki risiko yang lebih tinggi dan menjadi korban bencana alam. Upaya pengurangan dampak bencana alam diperlukan dengan dibutuhkannya dukungan dan partisipasi dari berbagai pihak. Dibutuhkan adanya pendidikan inklusif bagi penyandang disabilitas dengan wawasan dan kemampuan dalam menghadapi bencana. Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan pembelajaran inklusif bagi penyandang disabilitas dalam menghadapi bencana alam. Metode yang digunakan yaitu purposive sampling dan mewawancarai pembimbing di lokasi penelitian. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penyandang disabilitas memerlukan bantuan dalam menghadapi bencana alam dan membutuhkan pendidikan inklusif yang disesuaikan dengan kebutuhan khusus. Diperlukan adanya pengembangan model pembelajaran yang membantu upaya mitigasi bencana. Implementasi penelitian ini adalah adanya program-program edukasi yang disesuaikan dengan kebutuhan khusus bagi penyandang disabilitas untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, mengurangi kerusakan dan meminimalisir korban bencana alam.  Abstract:  Indonesia often experiences natural disasters that disrupt people's lives. East Jakarta is an area affected by natural disasters. Natural disasters often affect groups of people with disabilities who are vulnerable to disasters. This is because people with disabilities receive less education on disaster mitigation and individual preparation. The lack of knowledge about disaster mitigation for disabled groups causes them to have a higher risk of becoming victims of natural disasters. Efforts to reduce the impact of natural disasters require support and participation from various parties. There is a need for inclusive education for people with disabilities with insight and ability to deal with disasters. The aim of this research is to implement inclusive learning for people with disabilities in dealing with natural disasters. The method used was purposive sampling and interviewing supervisors at the research location. The research results concluded that people with disabilities need assistance in dealing with natural disasters and need inclusive education tailored to their special needs. There is a need to develop learning models that help disaster mitigation efforts. The implementation of this research is the existence of educational programs tailored to the special needs of people with disabilities to increase preparedness in facing disasters, reduce damage and minimize victims of natural disasters.