Usman Sudjadi
Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir (PTBBN), BATAN Kawasan Puspiptek-Tangerang Selatan 15314, Banten

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Keekonomian Residue Hutan Tanaman Industri Untuk Pemenuhan Energi di Ibu Kota Negara Adiarso, Adiarso; Wijono, R. Agung; Sudjadi, Usman; Setiawan, Hari; Hermawan, Erwan
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Keteknikan Pertanian
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19028/jtep.012.1.35-56

Abstract

Dalam waktu 10 tahun terakhir laju pertumbuhan penduduk Indonesia adalah 1.25% per tahun. Dengan meningkatnya populasi Indonesia berdampak terhadap konsumsi energi nasional yang meningkat dari 3.01 barrels oil equivalent (BOE) per kapita di tahun 2013 menjadi 3.12 BOE per kapita di tahun 2020. Salah satu upaya untuk mengurangi emisi ini adalah memanfaatkan sumber energi terbarukan terutama dari sektor kehutanan. Salah satu produknya adalah biomassa atau produk dalam bentuk woodpellet. Biomass dari hasil kegiatan perkebunan karet, logging residue, dan sawn timber residue memiliki potensi energi sebesar 152 GJ per tahun. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan lingkungan adalah dengan memindahkan Ibu Kota Negara ke Provinsi Kalimantan Timur. Terdapat potensi yang besar untuk memanfaatkan sektor kehutanan dalam mensuplai energi, salah satunya adalah residue dari hutan tanaman industri (HTI). Melalui studi ini akan dihitung keekonomian produk woodpellet dari residue HTI sebagai bahan baku Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm). Berdasarkan hasil perhitungan harga minimum wood pellet adalah Rp. 1,700/kg dan diperoleh IRR 13.1%, NPV Rp. 41 miliar, dan payback period 8.1 tahun. Dengan menggunakan input harga keekonomian wood pellet sebagai harga beli bahan baku untuk PLTBm, diperoleh harga keekonomian listrik adalah Rp. 3,000/kwh. Solusi lainnya adalah dengan memproduksi steam, dari hasil perhitungan keekonomian harga steam minimum adalah Rp. 740/kg, sehingga diperoleh keekonomian PLTBm IRR 11.4%, NPV Rp. 21.7 miliar, dan payback period 8.3 tahun.
Effect of gamma radiation on semi-crystalline polyvinyl chloride polymer for low-voltage cable insulator Hutagaol, Antonio Gogo; Bayquni, Muhammad Ilham; Setiawan, Jan; Putranto, Dwi; Sudjadi, Usman; Sungkono, Sungkono; Kriswarini, Rosika; Masrukan, Masrukan; Yunus, Muhamad Yasin
Bulletin of Electrical Engineering and Informatics Vol 14, No 2: April 2025
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/eei.v14i2.7940

Abstract

This study explores the properties of semi-crystalline polyvinyl chloride (PVC) polymer as insulation material for low-voltage (LV) cables under high gamma radiation exposure. Test samples underwent gamma radiation (60Co) at doses of 25, 50, 100, 200, 400, and 800 kGy. The evaluation encompassed surface morphology, electrical conductivity, thermal characteristics, and mechanical properties via tensile tests. Electron microscopy observation indicated surface smoothing and flattening occurred at an irradiation dose of 800 kGy. Gamma radiation with increasing doses results in similar thermogram profiles with slight differences in melting temperature and residue mass. The sample irradiated at a gamma dose of 25 kGy generates an increase in the percentage of crystallinity, indicating the occurrence of crosslinking, while other doses exhibit a decrease of crystallinity with increasing radiation dose. Tensile stress significantly dropped up to 400 kGy but increased at 800 kGy. Elongation at break (EAB) decreased with higher gamma radiation doses. Overall, materials up to 800 kGy remained non-brittle, serving as effective insulators and demonstrating thermal stability within high gamma radiation exposure conditions.