Penggunaan bakteri non patogenik yang dieksplorasi dari perakaran tanaman (rizobakteri) yang tergolong ke dalam kelompok Rizobakteri Pemacu Pertumbuhan Tanaman (RPPT) merupakan satu sumbangan bioteknologi dalam usaha peningkatan produktivitas tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi RPPT dan lama waktu perendaman benih dengan RPPT, serta interaksinya terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman padi Pandanwangi. Penelitian dilaksanakan bulan Maret sampai bulan Juni 2018, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 2 faktor perlakuan yaitu lama waktu perendaman benih dan konsentrasi RPPT. Faktor I : Lama perendaman benih, dengan perlakuan : T0 = tanpa perendaman, T1 = 4 jam, T2 = 8 jam, T3 = 12 jam Faktor II, dengan perlakuan : Konsentrasi RPPT: K0 = Tanpa pemberian RPPT (kontrol), K1 = 5g RPPT/L air, K2 = 10g RPPT/L air, K3 = 15g RPPT/L air. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi RPPT dan lama perendaman benih tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah benih berkecambah, tinggi bibit, panjang akar dan berat basah bibit padi Pandanwangi, tetapi terjadi interaksi nyata antara konsentrasi RPPT dan lama perendaman benih terhadap jumlah benih berkecambah yaitu K1 (5g/L RPPT) dengan T1 (4 jam), serta K1 (5g/L), K2 (10g/L) dengan (T0). Konsentrasi RPPT dan lama perendaman benih berinteraksi nyata pada tinggi bibit 2 mss yaitu K1 (5g/L) dengan T1 (4 jam), serta K1 (5g) dan K2 (10g) dengan (T0). Interaksi nyata juga terjadi pada 4 mss, yaitu T3 (8jam) dan T4 (12 jam)dengan K1(5g/L), K2 (10g/L), dan K3 (15g/L). Tidak terdapat interaksi nyata antara konsentrasi RPPT dan lama perendaman benih terhadap panjang akar dan berat basah bibit padi Pandanwangi. Perlakuan konsentrasi dan lama perendaman benih dengan RPPT harus memperhatikan jenis tanaman dan kondisi lingkungan RPPT akan diaplikasikan.