D Henky Lesmana
Fakultas Farmasi Universitas Pancasila

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Peresepan Undenatured Type II Collagen Dalam Penatalaksanaan Osteoartritis Lutut Muhammad Yamin; D Henky Lesmana
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.814 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v6i2.3790

Abstract

Osteoartritis merupakan penyakit sendi yang paling sering dialami oleh manusia, terutama lutut. Osteoartritis lutut terjadi sekitar 15,5% pada pria dan 12,7% pada wanita di Indonesia. Adanya kebutuhan dan peluang pasar, maka dalam pemasaran produk Undenatured type-II collagen (UC-II) yang sedang dikembangkan, perlu dianalisis bauran pemasaran apa yang paling berpengaruh. Tujuan penelitian ini adalah melakukan studi pengaruh baruan pemasaran; seperti produk (X1), harga (X2), promosi (X3); terhadap keputusan peresepan UC-II dalam penatalaksanaan osteoarthritis lutut. Data dikumpulkan melalui kuisioner yang diuji di lapangan dengan metode non-probability-purposive yang diberikan kepada 20 sampel dokter spesialis bedah tulang, rematik, dan penyakit dalam yang berpraktik di Jakarta. Penelitian diawali dengan melakukan interview mendalam kepada responden dan dilanjutkan dengan metode kuantitatif. Berdasarkan uji F, hasil analisis menunjukkan nilai F=43,224 dengan signifikansi 0,000 dan R=0,744 yang mengindikasikan dampak kuat pada baruan pemasaran secara serempak. Demikian pula, hasil analisis uji T adalah ‘t’=3,995 (X1), 2,903 (X2), dan 2,413 (X3) dengan signifikansi <0,05 yang mengindikasikan dampak kuat pada baruan pemasaran secara individu. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang kuat antara baruan pemasaran (produk, harga, promosi) terhadap keputusan peresepan UC-II secara individu maupun serempak.