Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE PENGARUH POLA AKTIFITAS FISIK DAN STATUS GIZI TERHADAP KEJADIAN DISMENORE PADA REMAJA PUTRI Sri Mulyati; Ni Nyoman Sasnitiari
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.09 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i2.831

Abstract

As many as 67.8% of adolescents are disrupted due to primary dysmenorrhoea. Dysmenorrhea can affect adolescent academic performance. Routine and regular sports activities twice or more per week have a smaller tendency to suffer from dysmenorrhea. The purpose of this study was to analyze the relationship between physical activity patterns and dysmenorrhea. The results of the study are expected to be used as a reference for health workers in implementing prevention programs and addressing the problem patterns of activities in adolescents to overcome dysmenorrhea complaints. The study was conducted using a case control-retrospective approach. Held in July-October 2018 at SMPN 4 which was effective in carrying out extracurricular activities. Respondents in this study were eighth-grade students of Junior High School who had experienced menarche at least 6 months before doing research. The sample size was calculated using the Hypothesis test formula of two population proportions, as many 65 people for each control group and case. The sampling technique used simple random sampling. The independent variable was the pattern of physical activity, while the dependent variable was the incidence of dysmenorrhoea. Univariate and bivariable research analysis using the chi-square test. The results showed a significant effect between activity patterns (p = 0.031) and nutritional status (p = 0.015) on dysmenorrhoeal events. Adolescent girls who are not physically active have a 2,585 chance of experiencing dysmenorrhoea. Adolescent girls with poor nutritional status have a 2.76 times chance of experiencing dysmenorrhoea Suggestions teens should do regular physical activity and also maintain nutritional intake by consuming balanced nutritional food as a preventive measure for dysmenorrhea.
PENGARUH FILM ANIMASI TANDA BAHAYA TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP SUAMI IBU HAMIL DALAM MENDETEKSI KOMPLIKASI KEHAMILAN: - Tika Suhartika; Sri Mulyati
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.28 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v13i1.1865

Abstract

Perubahan fisiologis masa kehamilan sewaktu-waktu dapat berubah menjadi patologis karena banyak faktor yang mempengaruhi, baik faktor kesehatan ibu/bayi sendiri maupun faktor dari luar salah satunya faktor dukungan suami bagi ibu hamil. Oleh sebab itu maka sangat diperlukan kegiatan untuk memberikan dan atau meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku suami dalam memelihara dan meningkatkan kesehatan istri dan anak yang dikandung melalui pendidikan kesehatan. Metode pendidikan yang menggunakan animasi merupakan salah satu bentuk media audio visual yang dikenal sebagai metode pendidikan kesehatan yang menarik. Salah satu kelebihan animasi adalah informasi yang didapatkan tersimpan pada memori jangka panjang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh film animasi tanda bahaya terhadap pengetahuan dan sikap suami ibu hamil dalam mendeteksi komplikasi kehamilan. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experimental design dengan rancangan pre-test post-test with control. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah seluruh suami ibu hamil trimester 1,2 dan 3 di wilayah Puskesmas Sindang Barang Kota Bogor. Jumlah sampel yang dibutuhkan adalah 29 orang untuk kelompok intervensi dan 29 orang untuk kelompok kontrol dengan tehnik pengambilan simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna (p<0,01) antara pengetahuan dan sikap suami ibu hamil sebelum dan sesudah menonton film animasi tanda bahaya kehamilan (p=0,00). Film animasi tanda bahaya kehamilan mempunyai pengaruh yang signifikant p=0,00 terhadap sikap dan pengetahuan suami ibu hamil dalam mendeteksi komplikasi kehamilan (p<0,01). Saran perlu ditambahkan materi yang lebih banyak dan visualisasi yang lebih baik pada film animasi tanda bahaya kehamilan.