Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK DALAM KEGIATAN MEMBILANG DENGAN METODE BERMAIN MEDIA KARTU ANGKA PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK TAQIFA BANGKINANG Willy Herdianto Surya
Jurnal Akrab Juara Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Yayasan Akrab Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini adalah studi kasus berupa kajian antropologi-sosiologi tentang adat istiadat yang ada dan berlaku dalam masyarakat suku hutan di Desa Kembung Luar Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis. Lebih mendalam kajian ingin melihat, apakah adat-istiadat tersebut masih lagi dijalankan oleh masyarakat suku Hutan secara utuh turun temurun ataukah adat-istiadat tersebut sudah mengalami perubahan-perubahan atau mungkin sudah hilang sama sekali. Perubahan sosial budaya pasti akan terjadi pada setiap kelompok etnik dan hal itu terjadi pada suku hutan di kawasan kajian. Namun demikian, yang menjadi penyebab perubahan tersebut lebih banyak disebabkan karena terjadinya perubahan sistem pemerintahan, faktor ekonomi dan sosial budaya yang akhirnya akan menyebabkan terjadinya perubahan dalam sistem kemasyarakatan, kekerabatan dan perkawinan dalam adat istiadat suku hutan.
KULTUR SOSIAL ETNIK CHINA DALAM PERSAINGAN BISNIS STUDI KASUS ETNIK CHINA (TIONGHOA) DI KAWASAN BISNIS SETIA BUDI PEKANBARU Herdi Salioso; Askarial MH; Willy Herdianto Surya
VALUTA Vol. 2 No. 1 (2016): Jurnal Valuta
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini mengambil ide dari sebuah film cerita a Chinese Tall Story yang dibintangi oleh Charlene Choi dan Nicolas Tse dan Produser Albert Lee dari Emperor Motions Pictures dengan latar belakangcerita 500 tahun lebih yang lalu, dimana legenda China Barat ini sudah begitu maju dalam duniaperdagangan. Kajian ini dapat disebut kajian awal yang mencoba memaparkan masalah kawasanperdagangan/bisnis yang pada mulanya dikuasai oleh pedagang tempatan dan saat ini dikuasai oleh padapebisnis China dengan berbagai jenis dagangannya terutama pada level atas. Dengan menggunakanpendekatan sosial-ekonomi-sejarah, kajian ini lebih ditumpukan pada pengamatan langsung danwawancara mendalam yang dilakukan terhadap beberapa tokoh utama Kelompok China yang berada diJalan Setia Budi yang penulis sebut sebagai Kawasan Bisnis Setia Budi Kecamatan Lima Puluh KotaPekanbaru; red) teutama dari sisi sejarah. Pada awal tahun 70 – 80 an, sangat sulit sekali ditemukanadanya pebisnis China di kawasan tersebut, tetapi setelah hampir lebih 30 tahun berlalu kenyataannyamenjadi terbalik, dimana sangat sulit sekali ditemukan pebisnis pribudi/tempatan dan lebih 90 persenpebisnis yang sukses disini adalah pebisnis China/Tionghoa.