Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH MODEL PENDAMPINGAN ANTENATALCARE BERBASIS LOGBOOK SISTEM PADA IBU HAMIL TRIMESTER II TERHADAP RISIKO STUNTING Maya Astuti; Enung Harni Susilawati
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.581 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v13i1.1848

Abstract

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis akibat asupan gizi yang kurang dalam jangka waktu lama. Prevalensi stunting di Indonesia mencapai 37,2%, dan di Kabupaten Bogor mencapai 28,4 %. Salah satu penyebab stunting adalah anc yang kurang berkualitas. Dibutuhkan asuhan yang tepat selama hamil, salah satunya dengan model pendampingan anc dan dibantu logbook harian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pendampingan antenatal care berbasis logbook sistem to prevent  stunting pada ibu hamil trimester II terhadap risiko stunting. Desain penelitian yaitu metode non-equavalent group desain, dengan pendekatan pre and post test design with control group.  Lokasi penelitian yaitu wilayah kerja Puskesmas Kemang mulai bulan Juli - September 2019. Sampel penelitian yaitu ibu hamil trimester II yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak @30 subjek tiap kelompok. Pengambil sampel dilakukan dengan teknik proposive sampling. Pengumpulan data dilakukan pada kelompok intervensi dan kontrol menggunakan  kuisioner, dilakukan 2 kali yaitu pada saat pre dan post  intervensi. Kelompok intervensi mendapatkan pendampingan sebanyak 3 kali dan dibantu media logbook sistem, dan kelompok kontrol tidak mendapatkan pendampingan dan menggunakan media leaflet. Analisis data menggunakan uji Mann-whitney mendapatkan hasil bahwa model pendampingan antenatalcare berbasis  logbook sistem berpengaruh secara signifikan terhadap pencegahan risiko stunting (p<0,05). Diharapkan model pendampingan ini dapat diterapkan dalam asuhan kehamilan sebagai upaya pencegahan stunting.