Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PENAMBAHAN BERAT BADAN IBU SELAMA HAMIL DENGAN BERAT BADAN LAHIR BAYI Ratih Ayuningtiyas; Erick Caesarrani Asmara
Collaborative Medical Journal Vol 2 No 2 (2019): Mei
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.426 KB)

Abstract

Berat badan merupakan salah satu indikator kesehatan bayi baru lahir. Salah satu faktor yang diketahui mempengaruhi berat badan lahir yaitu penambahan berat badan ibu selama hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penambahan berat badan ibu selama hamil dengan berat badan lahir bayi. Penelitian ini menggunakan desain studi observasional dengan pendekatan cross sectional. Adapun teknik pengambilan sampel yaitu dengan metode accidental sampling pada ibu-ibu yang membawa bayinya yang memenuhi kriteria inklusi yaitu ibu dengan riwayat post partum maksimal 6 bulan dan memiliki buku KIA yang telah diisi selama responden hamil. Peneliti kemudian mengambil data sekunder yang terdapat pada buku KIA yang mencakup berat badan ibu sebelum ibu hamil, tinggi badan ibu, penambahan berat badan ibu selama hamil dan berat badan lahir bayi. Hasil penelitian pada 41 responden penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan penambahan berat badan ibu dengan berat badan lahir bayi dengan p-value sebesar 0,120. Simpulan penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara penambahan berat badan ibu selama hamil dengan berat badan lahir bayi.
PERBEDAAN INDEKS FUNGSI SEKSUAL WANITA PASCA PERSALINAN PERVAGINAM DENGAN SEKSIO SESAREA DI KECAMATAN RAMBAH KABUPATEN ROKAN HULU Erick Caesarrani Asmara; Reni Oktavia
Collaborative Medical Journal Vol 2 No 3 (2019): September
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.045 KB)

Abstract

Kesehatan seksual adalah keadaan fisik, emosional, mental dan kesejahteraan sosial yang stabil yang berkaitan dengan seksualitas. Kehamilan dan persalinan dapat mengakibatkan perubahan signifikan pada fungsi seksual. Prevalensi gangguan pada fungsi seksual pasca persalinan telah dilaporkan 5-35% setelah persalinan seksio sesarea dan 40-80% setelah persalinan pervaginam. Kesehatan seksual pasca persalinan pervaginam dan seksio sesarea sering tidak dibahas pada perawatan pasca persalinan ataupun selama kehamilan karena kebanyakan wanita di Indonesia masih merasa tabu berbicara tentang seksual, sehingga informasi tentang kesehatan seksual pasca persalinan pervaginam dan seksio sesarea belum banyak dieksplorasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan indeks fungsi seksual wanita pasca persalinan pervaginam dengan seksio sesarea di Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional, dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilakukan di Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara Quota Sampling. Hasil penelitian menggunakan uji t-test independent ditemukan rerata FSFI sebesar 24,81 (persalinan pervaginam) dan 27,59 (seksio sesarea) dengan nilai t hitung sebesar 2,652 (p-value 0,010). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan yang signifikan indeks fungsi seksual pada wanita pasca persalinan pervaginam dengan seksio sesarea di Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu.