Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Teknologi Komunikasi Dan Media MEDIA SUCAHYA
LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 2 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.674 KB) | DOI: 10.30656/lontar.v2i1.274

Abstract

 Munculnya teknologi komunikasi telah mengubah sistem komunikasi di Indonesia, termasuk sistem media massa. Teknologi komunikasi yang ditandai dengan digitalisasi, konvergensi, internet, menghasilkan teknologi dan aplikasi yang mengisi seluruh bentuk komunikasi mulai dari komunikasi interpersonal, komunikasi antarpersonal, komunikasi kelompok, dan komunikasi massa. Teknologi komunikasi telah memungkinkan setiap orang mengirim pesan melalui berbagai bentuk komunikasi. Teknologi komunikasi telah mengubah pola produksi, content, pola distribusi, dan pola membaca khalayak. Produsen media massa wajib mengantisipasi kehadiran internet dan media baru, karena keduanya telah melahirkan media online dan surat kabat digital (e-paper), bila tidak ingin bisnis medianya tutup
STRATEGI KOMODIFIKASI HARIAN RADAR BANTEN Media Sucahya
LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 4 No. 2 (2016): LONTAR JURNAL ILMU KOMUNIKASI
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.643 KB) | DOI: 10.30656/lontar.v4i2.331

Abstract

Media cetak memiliki peran sebagai penyampai informasi, pendidikan, hiburan, kontrol sosial dan  lembagai ekonomi. Pada masa sejarah awal media massa, media  lembaga ekonomi tidak menjadi fokus kajian pengamat komunikasi. Karena media hanya dipandang sebagai produk penyampai informasi. Memasuki tahun 1990, dimana media sudah menjadi sebuah industri, faktor ekonomi menjadi kajian khusus. Maka pendekatan ekonomi politik media menjelaskan adanya pertarungan kepentingan ekonomi, politik, dan sosial sebagai bentuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja perusahaan. Radar Banten sebagai harian terbesar di Banten dengan oplah 20.000-30 ribu eksemplar berhasil menjadi koran terpercaya, terbesar, dan menjadi rujukan para pengambil keputusan dan masyarakat di Banten. Untuk mengetahui strategi Radar Banten, sebagai pers daerah yang berkembang pesat, dapat menggunakan teori ekonomi politik dengan pendekatan komodifikasi: isi, khalayak, dan sumber daya manusia. Komodifikasi adalah proses transformasi nilai guna menjadi nilai tukar.Penelitian ini menggunakan paradigma kritis dengan pendekatan penelitian kualitatif, metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan studi pustaka dengan objek Radar Banten. Bertujuan mengungkapkan strategi komodifikasi yang ditempuh Radar BantenHasil penelitian menunjukkan studi ekonomi politik kritis yang digunakan Radar Banten varian strukturalis,  dalam memproduksi berita, mencari iklan, dan mendistribusikan  menggunakan  aturan yang telah dibakukan. Manajemen Radar Banten tetap bekerja sesuai kaidah-kaidah pengelolaan sebuah suratkabar yang profesional. Namun semua prosedur yang ditetapkan dalam proses pembuatan berita, harus memiliki nilai guna sehingga dapat mengandung  nilai tukar. Proses seleksi berita, diarahkan agar berita yang disajikan serta kemasan produk harus  menarik dan memiliki nilai jual. Dengan tujuan untuk memenuhi keinginan pemilik modal dan pemasang iklan.
RUANG PUBLIK DAN EKONOMI POLITIK MEDIA Media Sucahya
LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 2 No. 2 (2013): LONTAR JURNAL ILMU KOMUNIKASI
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.623 KB) | DOI: 10.30656/lontar.v2i2.344

Abstract

Media massa berfungsi sebagai kekuatan keempat, lembaga ekonomi, juga harus menyediakan ruang publik, sebagai bentuk menyalurkan partisipasi masyarakat dalam menegakkan sistem pemerintahan yang demokrasi. Meski media massa tumbuh sebagai respons terhadap kebutuhan sosial, budaya, individu dan masyarakat, namun pengelolaan media massa dikelola sebagai perusahaan bisnis Tekanan persaingan media massa serta kebutuhan informasi yang semakin tinggi, mendorong pemilik media fokus untuk terus mengembangkan media, mencari sumber-sumber keuangan, serta mengefisienkan dan mengefektifkan proses produksi isi media. Arah perkembangan media massa, sebagai wujud kapitalisme dilalui melalui merger (penggabungan usaha), akuisisi (pengambilalihan), atau kerjasama. Sebagaimana sebuah entitas bisnis, media massa juga tumbuh dengan mengintegrasikan bisnisnya secara horisontal maupun vertikal, melakukan globalisasi, serta mengkonsolidasikan kepemilikan.
Tribunbanten.com Online Media Editor Management Media Sucahya; Erlie Kartika; Ichsan Adil Prayogi
Jurnal Riset Jurnalistik dan Media Digital Volume 4, No. 1, Juli 2024 Jurnal Riset Jurnalistik dan Media Digital (JRJMD)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrjmd.v4i1.3721

Abstract

Abstrak. Manajemen dalam sebuah editorial merupakan salah satu hal yang sangat diperlukan bagi para pelaku media di era digital saat ini, berdasarkan data dari laman Councilperson.or.id terdapat 967 perusahaan media siber yang aktif di Indonesia. Salah satu ciri media online adalah aspek kecepatan yang membuat banyak pemberitaan belum terkonfirmasi kebenarannya dengan fakta yang ada dan sesuai dengan kode etik jurnalistik. Penelitian ini akan membahas mengenai manajemen redaksi pada media online TribunBanten.com dalam menentukan kelayakan berita berdasarkan kode etik jurnalistik. Penelitian ini menggunakan paradigma postpositivisme penelitian berusaha mempercayakan data dengan pandangan subjektif para partisipan terhadap situasi manajemen redaksional yang dilakukan Tribunbanten.com, dengan jenis penelitian kualitatif dan teknik pengumpulan data deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media online Tribunbanten.com melakukan kegiatan manajemen redaksional dalam tahap perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pemberian pengaruh serta pengawasan dalam proses pencarian sumber berita dan analisis kelayakan berita untuk disebarluaskan. Melalui proses manajemen redaksi yang dijalankan perusahaan media, TribunBanten.com melaksanakan kode etik jurnalistik dalam proses sistematika penulisannya yang akan disebarluaskan dengan menentukan layak berita sesuai dengan pasal 3 dan pasal 8 yang dikemukakan secara keseluruhan dan didukung oleh pernyataan yang dikemukakan oleh para informan penelitian. Abstract. Management in an editorial is one of the things that is very necessary for media actors in the current digital era. Based on data from the Councilperson.or.id page, there are 967 active cyber media companies in Indonesia. One of the characteristics of online media is the speed aspect which means that many reports have not been confirmed as true with existing facts and in accordance with the journalistic code of ethics. This research will discuss the editorial management of the online media TribunBanten.com in determining the suitability of news based on the journalistic code of ethics. This research uses a postpositivist research paradigm, trying to entrust the data with the subjective views of the participants regarding the editorial management situation carried out by Tribunbanten.com, with qualitative research and descriptive data collection techniques. The results of this research show that the online media Tribunbanten.com carries out editorial management activities in the stages of planning, organizing, directing, and providing influence and supervision in the process of searching for news sources and analyzing the suitability of news for dissemination. Through the editorial management process carried out by the media company, TribunBanten.com implements a journalistic code of ethics in the systematic process of writing which will be disseminated by determining newsworthy by articles 3 and 8 which are put forward in their entirety and supported by statements put forward by research informants.