Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH SELF EFFICACY TERHADAP KEPEMIMPINAN MANAJEMEN INDUSTRI Bakhrul Ulum; Tulus Subagyo

Publisher : Department of Industrial Engineering - Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.914 KB)

Abstract

Mesin penghancur daun kering adalah suatu alat yang sederhana yang dirancaang khusus untuk menghancurkan daun kering yang selanjutnya akan dijadikan pupuk kompos atau sebagai bahan campuran pupuk kompos lain. Tujuan dari perancangan ini adalah untuk membantu para petani agar dapat membuat pupuk alami dan terhindar dari bahan-bahan kimia yang ada dipasaran. Hasil penelitian didapat desain mesin penghancur daun kering dengan spesifikasi dan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Kemampuan Profesional Guru Pendidikan Agama Islam dalam Implementasi dan Pengembangan Kurikulum Merdeka di Madrasah Ibtidaiyah Al-Ikhlas Kabupaten Nunukan Bakhrul Ulum
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2025): Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v5i2.7212

Abstract

This study aims to analyze the competence of Islamic Religious Education (PAI) teachers in grade IV at Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Ikhlas Nunukan in developing the Independent Curriculum. This research uses a qualitative approach with data collection techniques in the form of observation, in-depth interviews, and documentation. The main focus of this research covers four aspects of teacher competence, namely pedagogic, professional, personality, and social, in the context of curriculum development that integrates Islamic values and differentiated and project-based learning (P5RA). The results of the study show that teachers have understood the basic concepts of the Independent Curriculum and have begun to apply them in learning practices. The pedagogic and professional competence of teachers seems to develop through the preparation of methods that are contextual and according to the needs of students. However, the preparation of teaching modules independently and the development of formative assessments are still the main challenges. The personality and social competence of teachers is also quite good, reflected in example, positive interaction with students, and active communication with parents and peers. This study recommends further training, assistance in the preparation of teaching tools, and increased collaboration between teachers as a strategy to strengthen the implementation of the Independent Curriculum at MI.
PEMANFATAAN BAKSO RIAN’S HOTS GUNA MENSTIMULASI KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWA SEKOLAH DASAR Bakhrul Ulum
AL KAYYIS Vol 3 No 1 (2020): April - September
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa dengan memanfaatkan Bakso Rian’s HOTS. Keterampilan tingkat tinggi yang dimaksud meliputi keterampilan menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta dengan subyek penelitian kelas V SDN 1 Tamansatriyan Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang. Untuk mendapatkan data tersebut digunakan instrumen penelitian berupa tes tertulis, yang kemudian dianalisis dengan cara memberikan skor pada pada masing-masing siswa, serta menentukan kategori dari keterampilan berpikir tingkat tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Bakso Rian’s HOTS dapat menstimulasi keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. Hal ini dibuktikan dengan perolehan skor rata-rata  keterampilan berpikir tingkat tinggi pada pretest yang mencapai 2,14 dengan kategori rendah meningkat menjadi 4,39 dengan kategori sedang. Selain itu, setiap tahapan keterampilan berpikir tinggi juga mengalami peningkatan. Tahapan pertama menganalisis dari skor rata-rata 2,1 untuk pretest menjadi 4,5 untuk posttest. Serta tahapan mengevaluasi dari 2,33 meningkat menjadi 4,25 dan tahapan mencipta dari skor rata-rata 2 menjadi 4,42.