Melloukey Ardan
Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Medan Area, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisa Runway Di Bandara Senubung Gayo Lues Aceh Adam malik; Melloukey Ardan
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 3, No 1 (2019): JCEBT Maret
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v3i1.2461

Abstract

Bandar Udara adalah kawasan di daratan dan atau perairan dengan batas- batas tertentu yang  digunakan sebagai tempat pesawat udara mendarat dan lepas landas, naik turun penumpang, bongkar muat barang.tujuannya adalah mengetahui kebutuhan Runway untuk penggunaan hingga 15 tahun yang akan datang, Analisis runway length sesuai dengan ketentuan ICAO Annex 14 dan Keputusan Menteri sebagai pembanding fasilitas alat bantu pendaratan. Dalam hal ini digunakan beberapa asumsi yang bersifat numeris dan argumentatif dalam perencanaan landas pacu Bandar Udara Senubung Gayo Lues Aceh untuk pesawat rencana jenis  Boeing 737-200. Dan dari hasil penelitian dapat di simpulkan hasil perencanaan runway sepanjang 3366,29 m.
Analisa Karakteristik Campuran Aspal Beton Dengan Filler Yang Berbeda Terhadap Nilai Marshall Muhammad Rasyad Tahir Dalimunthe; Melloukey Ardan
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 3, No 1 (2019): JCEBT Maret
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v3i1.2458

Abstract

Kondisi lapis permukaan suatu ruas jalan dengan menggunakan perkerasan lentur.memiliki masalah dalam kerusakanya, yang penyebab utamanya berhubungan dengan kualitas bahan pendukungnya antara lain aspal dan agregat. Kerusakan akan cepat terjadi jika perkerasan tersebut mengalami pembebanan secara berlebihan dan pengaruh lingkungan, salah satunya temperatur yang relatif tinggi. Salah satu cara dalam mengatasi kerusakan jalan yang terjadi lebih awal adalah dengan memperbaiki kinerja campuran yaitu memodifikasi dengan cara menggunakan bahan tambah. Dengan nilai penetrasi yang rendah dan temperatur di indonesia yang cukup tinggi. Absuton cocok digunakan sebagai bahan tambah. Penelitian sebelumnya menunjukkan dengan penambahan absuton butir dalam campuran mempunyai kecendrungan memperbaiki kinerja lapis perkerasan jalan terhadap pembebanan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pola hubungan variasi campuran dengan filler batu kapur dengan filler semen portland untuk mengetahui kadar aspal optimum terhadap nilai karakteristik marshall. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang dilakukan di laboratorium dengan aspal beton campuran filler yang berbeda dengan masing masing 5%,5,5%,6,%,6,5 dan 7%. Benda uji masing masing 20 buah. Pengujian menggunakan marshall test dengan hasil campuran filler semen lah yang lebih baik untuk aspal ketimbang filler batu kapur.
Pengaruh Waktu Pemeraman Dengan Penambahan Kapur Sebagai Bahan Additve Pada Tanah Lempung Ekspansif Terhadap Nilai CBR Tanah Bahtiar Efendi Situmorang; Melloukey Ardan
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 3, No 2 (2019): JCEBT September
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v3i2.2779

Abstract

The soil is an essential element of a structure under construction so that the soil should have a good carrying capacity. But the fact the field is found soil that has the low bearing capacity, so it is necessary to conduct soil stabilisation with lime. The study aims to determine the percentage that is effective in adding lime and the effect of adding lime to the soil physical properties change in terms of the value of CBR (California Bearing Ratio) to the long curing time. This research was conducted in the laboratory, by testing the physical properties of soil and the strong support of land (CBR) with the addition of lime variation of 1%, 3%, and 5% by long curing 0, 4, 7 and 14 days. Tests were conducted with two treatments, soil samples were cured first and then compacted and samples were pressed first and brooded. The result is the value of CBR. %. From the results of the value of the California Bearing Ratio can be seen that the addition of sand quarsa on soil clays showed an increase in the value of the California Bearing Ratio in soil clays.