Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Optimalisasi Peta Pengendalian Penduduk untuk Diintegrasikan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Bandung Barat edsryan puspadianis Ramitha Satya putri; Muhammad Rozahi Istambul
JITCE (Journal of Information Technology and Computer Engineering) Vol 4 No 01 (2020): Journal of Information Technology and Computer Engineering
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1733.889 KB) | DOI: 10.25077/jitce.4.01.49-52.2020

Abstract

Demographic maps can present statistical data on demographic education levels, population stages, family stages, education levels, age, and number of lives in families based on participation in the National Health Insurance (JKN). Where every Regional Apparatus Organization (OPD) in West Bandung Regency that requires population control data needs a data integration and performance optimization, so that in each Regional Apparatus Organization (OPD) in work there is no more duplication of work. In this study, it is expected to be able to map all information about population control data to help the community and Regional Apparatus Organizations (OPD) in West Bandung Regency in order to obtain information clearly from population control data based on the results of family data collection which will make it easier for Regional Apparatus Organizations (OPD) related in order to help the entire community in West Bandung Regency. In this case a solution will be made by utilizing the QGIS application in solving problems where for population control maps can be integrated in the Regional Apparatus Organization (OPD) in West Bandung Regency.
The Desain e-SCM dalam Pengelolaan Rantai Pasok pada Anggota Koperasi di Kadin Kota Bandung Muhammad Rozahi Istambul; Iwan Rijayana; Hari Supriadi; Parlindungan
INFORMASI (Jurnal Informatika dan Sistem Informasi) Vol 15 No 1 (2023): INFORMASI (Jurnal Informatika dan Sistem Informasi)
Publisher : LPPM STMIK Indonesia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37424/informasi.v15i1.195

Abstract

Kemajuan teknologi informasi ternyata menawarkan kemudahan bagi para pelaku bisnis untuk menjalankan usahanya melalui dunia maya. Bahkan sekarang ini hampir semua jenis usaha bisa mereka jalankan secara online, baik peluang bisnis di bidang jasa, industri makanan dan minuman, agrobisnis, industri kreatif, dan lain sebagainya. Tidaklah heran bila belakangan ini sebagian besar masyarakat mulai memanfaatkan kemudahan tersebut untuk mengembangkan usahanya hingga menembus pasar mancanegara. Peran teknologi informasi akan membantu peran anggota Koperasi Kadin Kota Bandung yang pada umumnya memiliki usaha seperti UMKM. Oleh karena itu pentingnya kumpulan dari berbagai produk UMKM dapat memberikan keuntungan tersendiri dengan bergabung di dalam koperasi. Dalam hal ini koperasi tidak hanya diperuntukkan untuk simpan pinjam semata tapi koperasi yang dimaksud dalam hal ini merupakan peluang untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam ikut memasarkan produknya di dalam lingkup Koperasi. Berbagai cara pengelolaan dilakukan untuk menguji sejauh mana keunggulan dalam hal arus informasi, sehingga dapat memudahkan mengalirnya arus fisik yang berinteraksi dalam kegiatan rutinitas suatu perusahaan. Peran Electronic Supply chain Management (eSCM) dalam mengelola hubungan antar unit kegiatan dalam anggota Koperasi, tidak hanya memanfaatkan teknologi informasi untuk penyelesaian berbagai permasalahan informasi yang mengalir secara rutin. Namun, dibutuhkan suatu perpaduan eSCM yang lebih luas dari sekedar perusahaan internal bersangkutan. Adapun metoda penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan TOGAF, yang mana difokuskan pada identifikasi kebutuhan setiap stakeholder dan proses bisnis yang akan muncul antar stakeholder. Gambaran interaksi antar stakeholder dan peran eSCM ini perlu didesain rancangan bisnisnya yang selanjutnya dapat digunakan untuk pengembangan penelitian berikutnya, sedangkan desain perancangan bisnis akan menggunakan desain archimate sebagai gambaran kebutuhan stakeholder. Adapun tujuan akhir dari penelitian ini akan menghasilkan desain archimate berupa layer bisnis (stakeholder, suplier, produsen) dan layer aplikasi bisnis (modul yang terintegrasi) untuk merepresentasikan pengelolaan rantai pasok pada anggota Kadin Kota Bandung.
SiKurang: Development and Field Evaluation of an Offline-First mHealth System for Community-Based Stunting Risk Detection and Counselling in Low-Connectivity Primary Care Settings Muhammad Rozahi Istambul; Parlindungan Parlindungan; Jhon Henry Wijaya; Reza Zezarina; Dery Fachrizsal
Glosains: Jurnal Sains Global Indonesia Vol. 7 No. 2 (2026): Glosains: Jurnal Sains Global Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59784/glosains.v7i2.670

Abstract

Background: Despite growing interest in mHealth solutions for community nutrition, no prior study has evaluated an integrated offline system combining on-device machine learning, NLP-based counseling, and geospatial visualization for non-specialist cadres within Indonesia's Posyandu network the gap this study addresses. Objective: We aimed to evaluate the feasibility, accuracy, usability, and early effects of an offline-first Android application (SiKurang) for stunting risk assessment, counseling, and geospatial visualization. Methods: We conducted a convergent mixed-methods, single-arm pre–post pilot at two Posyandu over 12 weeks, involving mothers/caregivers, community health cadres, and nutritionists. Outcomes included AUROC for on-device risk scoring, System Usability Scale (SUS), User Experience Questionnaire (UEQ-S), caregiver knowledge, administrative burden, and targeted home visits; interviews were thematically analyzed. Results: On-device risk scoring achieved AUROC 0.87; usability was high (SUS 84.2; UEQ-S 1.86). Caregiver knowledge improved markedly (Cohen's d = 1.28). Risk maps supported a 22% increase in targeted home visits. The app operated reliably offline and synchronized upon connectivity, reducing administrative workload, with no major cultural or usability barriers reported. Conclusion: The application was feasible and acceptable in primary care, enabling timely, data-informed counseling and referral in low-connectivity environments. This study provided field evidence for an offline-first, low-cost mHealth model delivering on-device analytics and geovisualization for non-specialist cadres, offering a scalable template for strengthening maternal–child health at the last mile. Scientifically, this study contributes the first field-validated, multi-component offline mHealth framework for community-level stunting surveillance in a low-resource LMIC setting.