This Author published in this journals
All Journal AL-FURQAN
Ittihad Ittihad
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pondok Pesantren: Lulusan Santri Beriman dan Profesional Berbasis Manajemen Sumber Daya Manusia Ittihad Ittihad
AL-FURQAN Vol 7 No 1 (2018): Edisi Maret - Agustus 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.105 KB)

Abstract

Mengembangkan budaya profesional di sekolah (madrasah) dilakukan dengan 1) menerapkan system penerimaan siswa baru yang ketat, 2) kegiatan orientasi sekolah pada siswa baru, 3) memberlakukan tata tertib sekolah/madrasah dan tugas kompensasi, 4) melaksanakan system pembelajaran yang mantap, dan 5) melaksanakan pemasaran lulusan. pada penelitian ini disaat banyak lembaga pendidikan mengalami penurunan peserta didik yang signifikan, justru Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin NW Anjani mengalami kenaikan santri. Dalam membekali masa depan santri, Ponpes Syaikh Zainuddin NW Anjani memberikan pelajaran agama, umum dan keterampilan. Penelitian tentang manajemen sumber daya manusia merupakan penelitian lapangan menggunakan pendekatan kualitatif. Kehadiran peneliti di lapangan sebagai instrumen. penelitian di lakukan di Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin NW Anjani. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data tulis yang bersumber dari dua macam yaitu: informan dan arsip (dokumen). Teknik pengumpulan data melalui wawancara (interview). Pengamatan (0besrvasi) dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus sampai tuntas, sehingga datanya sudah jenuh. Hasil penelitian bahwa karakteristik Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin NW Anjani menurut tipenya termasuk dalam pondok pesantren modernt yakni pondok pesantren kalafi, menurut tipe Pondok Pesantren tipe D. Implementasi manajemen sumber daya manusia pondok pesantren Syaikh Zainuddin NW Anjani dilakukan sebagai berikut: perencanaan dilakukan berdasarkan analisis trend, selanjutnya dirumuskan dalam bentuk perencanaan, pengorganisasian selanjutnya dilakukan pembagian tugas pengurus dan tenaga pendidik. Pelaksanaan meliputi: metode rekrutmen belum terbuka sehingga tidak ada seleksi. Orientasi belum dilaksanakan pada semua tenaga baru. Pelatihan untuk materi umum masih tergantung panggilan dari Kanwil Kemenag Kabupaten Lombok Timur. Pengendalian meliputi:penilaian baru menggunakan cara pendekatan individual. Kompensasi yang diberikan tidak sesuai dengan job analisis
Partisipasi Masyarakat Dalam Pendidikan Pesantren Sebagai Upaya Pengembangan Manajemen Budaya Islami (Studi Kasus MA Darusshalihin NW Kalijaga Kec. Aikmel Kab. Lombok Timur NTB) Ittihad Ittihad
AL-FURQAN Vol 7 No 2 (2019): Edisi September 2018 - Februari 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.15 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan partisipasi pendidikan pesantren dalam upaya pengembangan manajemen budaya islami di MA Darusshalihin NW melalui manajemen madrasah, budaya madrasah, penerimaan peserta didik baru, kurikulum madrasah, pengembangan sumber daya manusia, dan pengelolaan sarana prasarana pendidikan. Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Data dalam penelitian diperoleh dari informan penelitian, yaitu kepala, kepala tata urusan, wakil kepala, dewan guru dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) kepala madrasah telah menerapkan fungsi manajemen : perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dalam manajemen madrasah, 2) Budaya madrasah berkaitan erat dengan nilai-nilai positif dan norma-norma yang mengikat seluruh santri madrasah, 3) penerimaan siswa baru untuk menjaring siswa kelas regular dan kelas unggulan dilaksanakan untuk mendapatkan input yang baik yang akan menghasilkan output yang amat baik, 4) kurikulum pembelajaran MA Darusshalihin NW Kalijaga menggunakan Kurikulum 2013 dan untuk kurikulum muatan lokal dan kecakapan hidup belum seluruhnya dikembangkan, 5) Sumber daya manusia terutama guru beserta staf di MA Darusshalihin NW Kalijaga sudah berjalan dan terlaksana dengan baik guna pembentukan keterampilan profesional dan perbaikan layanan sekolah, dan 6) pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan yang ada di madrasah sudah baik.