This Author published in this journals
All Journal JURNAL KEBIDANAN
Nidya Leviansari
akademi kebidanan dharma husada

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SIKAP AKSEPTOR KELUARGA BERENCANA(KB) SUNTIK 3 BULAN DALAM MENGHADAPI GANGGUAN MENSTRUASI (Di BPM Ny. Erni Ekawati Dusun Jabang Desa Sidomulyo Kecamatan Semen Kabupaten Kediri) rofik Darmayanti; Nidya Leviansari
JURNAL KEBIDANAN Vol 6 No 1 (2017): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.519 KB) | DOI: 10.35890/jkdh.v6i1.52

Abstract

Gangguan menstruasi yang terjadi pada penggunaan KB suntik 3 bulan diantaranya adalah hipermenorea, hipomenorea, oligomenorea, amenorea,dan spotting. Timbulnya gangguan menstruasi yang terjadi pada penggunaan KB suntik membuat berkeinginan untuk berganti menggunakan alat kontrasepsi lain bahkan berhenti untuk menggunakan alat kontrasepsi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui sikap akseptor KB suntik 3 bulan dalam menghadapi gangguan menstruasi. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi sebanyak 43 orang yaitu seluruh akseptor KB suntik 3 bulan di BPM Ny. Erni Ekawati Dusun Jabang Desa Sidomulyo Kecamatan Semen Kabupaten Kediri. Sampel sebanyak 32 orang yang memenuhi kriteria inklusi diperoleh dengan menggunakan teknik Accidental Sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah sikap akseptor KB suntik 3 bulan dalam menghadapi gangguan menstruasi. Penelitian dilaksanakan tanggal 16 - 30 Mei 2016 di BPM Ny. Erni Ekawati Dusun Jabang Desa Sidomulyo Kecamatan Semen Kabupaten Kediri. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner kemudian data diolah meliputi editing,coding,scoring,tabulating. Teknik analisa data menggunakan Skor T. Hasil penelitian menunjukkanbahwa responden memiliki sikap menerima positif dan negatif masing-masing sebanyak 15 responden (50%), sikap merespon negatif sebanyak 18 responden (60%), sikap menghargai positif sebanyak 18 responden (60%) dan sikap bertanggung jawab positif dan negatif masing-masing sebanyak 15 responden (50%). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan sikap akseptor KB suntik 3 bulan dalam menghadapi gangguan menstruasi seimbang antara sikap positif dan sikap negatif. Oleh karena itu peneliti berharap petugas kesehatan lebih meningkatkan penyuluhan dan konseling tentang efek samping terutama gangguan menstruasi yang terjadi pada penggunaan KB suntik 3 bulan.