Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Komunikasi Interpersonal Ayah Perokok Aktif Dengan Anak Perokok Aktif Dalam Memberikan Pendidikan Kesadaran Bahaya Merokok Di Jakarta Selatan - Swastiningsih
Jurnal Serasi Vol 17, No 2 (2019)
Publisher : Akademi Sekretari Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebiasaan merokok mengakibatkan resiko tidak baik dalam kesehatan. Pencegahan merokok sudah banyak dilakukan di dalam masyarakat, tetapi kenyataannya merokok sulit untuk berhenti. Dengan demikian perlu mengadakan penelitian bagaimana pencegahan atau pendidikan yang diberikan oleh seorang ayah pada anaknya. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif. Paradigma yang digunakan adalah konstruktivisme. Tipe penelitian adalah penelitian tindakan.Teori yang digunakan adalah Teori Dialog, Oleh Martin Buber. Hasil penelitian, Komunikasi interpersonal ayah dengan anak perokok aktif dalam memberikan pendidikan kesadaran bahaya merokok, seorang ayah hanya, menyampaikan pesan pada anaknya, bahwa merokok itu tidak baik bagi kesehatan. Terdapat kebebasaan pada anak tentang masalah merokok. Ayah kurang kontrol sama anak masalah merokok. Ayah tidak memberikan contoh yang baik pada anak tentang bahaya merokok, karena ayah juga perokok. Masalah, Nilai-nilai pendidikan. Seorang ayah ada usaha dalam membangun hubungan yang baik pada anak dengan jalan menasehati anak. Anak sudah dewasa, sudah bisa berpikir dan tentu sudah bisa memahami tentang bahaya merokok. Kurangnya waktu seorang ayah dalam memerhatikan anak, dan tidak memikirkan bahaya merokok. Ada perhatian. Keterbukaan komunikasi. Kurang intensifnya komunikasi antara ayah dengan anak. Kurangnya perhatian ayah pada anak. Seorang ayah tidak bisa memberikan contoh yang baik. Rendahnya interaksi antara ayah dengan anak mengakibatkan anak kurang perhatian dan mengakibatkan anak merasa kurang dikontrol. Seorang ayah tidak bisa menjadi contoh yang baik, yang mampu memberikan nilai-nilai baik dalam hidup, sehingga anak tidak punya sikap yang tegas karena tidak didasari oleh nilai yang baik atau pedoman hidup. Jadi anak menjadi perokok aktif. Saran. Antara ayah dengan anak harus berdialog secara intensif dengan tujuan anak mempunyai sikap.
INTERPERSONAL COMMUNICATION HUSBAND WIFE (Case Study: Why of affair between husband and wife) Swastiningsih Swastiningsih
Avant Garde Vol 4, No 2 (2016): Avant Garde
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/avg.v4i2.607

Abstract

All creatures that exist in this world was created in pairs, it is characterized by the occurrence of a marriage that begins on the mutual attraction of the pair of the opposite sex. When there is a meeting, they then hold interaction where the interaction is inseparable from communication. Interpersonal communication that occurs is possible to implement the adaptation strategy to solve the problems. The theory used is the Information Manipulation Theory of Steven Mc Cornack (1992). This theory explains how people lie and how people be lied. The paradigm of constructivism and method of research is the first form of a case study. Conclusion: How do people lie, when facial expression does not match with the body language, likely that he lies. Infidelity in couples, not always originated from the conflict. There was also due to the hyper sex, habits, grudges, and there is a desire to try on different physical. The biggest factor causes infidelity is the present of their emotional conflicts that occur in the interpersonal relationship between husband and wife, where the conflict arisesJurnal Avant Garde Volume 4 Nomor 2 Desember 2016 90because of unmet emotional needs of her marriage partner. All that cheating will gain physical satisfaction, but morally, they are haunted by guilt prolonged. Suggestion. 1. If there are early symptoms of infidelity,